Terowongan Stasiun MRT Bundaran HI-Kota Resmi Terhubung

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Terowongan arah utara MRT Jakarta yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota telah selesai dibangun dan terhubung.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina mengatakan bahwa keberhasilan penyelesaian penggalian terowongan jalur arah utara ini merupakan tonggak penting dalam pembangunan Fase 2A (Bundaran HI-Monas) yang berhasil dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

"Proses penggalian terowongan jalur arah utara dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026). 

Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta.

Keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju penyelesaian tahapan konstruksi berikutnya sehingga proyek dapat terus berjalan sesuai jadwal. 

Weni mengungkapkan bahwa penyelesaian ini ditandai dengan momen breakthrough, yakni saat mesin bor terowongan 1 berhasil mencapai titik akhir penggalian dan menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. 

Baca Juga

  • Intip Progres MRT Bundaran HI-Monas yang Ditargetkan Beroperasi 2027
  • Perkantoran di Koridor LRT-MRT Makin Ramai Penyewa, Ini Faktornya
  • MRT Jakarta Bukukan Pendapatan Rp1,5 Triliun pada 2025, Naik 7% YoY

Dengan pencapaian tersebut, terowongan arah utara sepanjang sekitar 5,8 kilometer kini telah menghubungkan fase 1 dan fase 2A lin utara selatan MRT Jakarta.

MRT Jakarta dan tim kontraktor menggunakan tiga mesin bor terowongan untuk membangun terowongan arah utara pada fase 2A lin utara selatan ini. 

Setiap mesin tersebut membangun sesuai dengan paket kontraknya, yaitu CP201 dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni, CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar, dan CP203 dari Mangga Besar menuju Kota.

Pada titik breakthough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar ini, terowongan arah utara berada di kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah. Ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar. Sebuah milestone dalam konstruksi sipil di Indonesia.

Mesin bor terowongan 1 yang di CP202 ini bekerja membangun terowongan antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar sepanjang sekitar 395 meter dan terowongan penghubung Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Mangga Besar sepanjang 800 meter. 

Untuk menghubungkan kedua stasiun tersebut, mesin bor terowongan 1 melakukan crossing di bawah kanal yang terletak di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

Saat ini, tim konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) dan kontraktor sedang menyelesaikan pembangunan terowongan arah selatan dari Kota menuju Bundaran HI. Targetnya, pada Q4 2026 ini, seluruh terowongan fase 2A lin utara selatan selesai dibangun.

Per 25 Juni 2026, perkembangan pembangunan fase 2A telah mencapai 61,8%. MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A lin utara selatan pada akhir 2027 untuk segmen 1 Bundaran HI—Monas. Sedangkan segmen 2 hingga Kota pada akhir 2029 mendatang.

Perkembangan fase 2A lintas Utara Selatan (per 25 Juni 2026):

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peran Empat Tersangka Penyekapan Pegawai Padel di Jakarta Selatan Terkuak, Kepala Toko Jadi Dalangnya
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir Melanda Berbagai Wilayah di Tiongkok, Desa-Desa Tenggelam dan Rumah-Rumah Hancur 
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Jerry Ng Dikabarkan Kaji Langkah Strategis untuk BFI Finance (BFIN) dan Bank Jago (ARTO)
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Rencana Bangun 11 Rusun Baru, Ini Daftarnya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
PB SEMMI: Geledah Rumah Jaksa Alarm, Koruptor Jangan Diberi Ruang
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.