Kepolisian Jepang menangkap seorang wanita paruh baya di dekat Tokyo, yang diduga telah menjahit bibir teman serumahnya. Aksi keji ini membuat korban, yang juga berjenis kelamin perempuan, tidak bisa berbicara karena mulutnya tertutup sepenuhnya.
Menurut seorang pejabat senior kepolisian setempat, Makoto Hiyama, seperti dilansir AFP, Kamis (9/7/2026), kasus ini terbongkar setelah korban, yang berusia 42 tahun, berhasil melarikan diri dari rumah yang ditinggalinya bersama pelaku di kota Koga.
Korban bergegas menuju ke toko terdekat dan menunjukkan secarik kertas bertuliskan "Tolong bantu saya".
Kepolisian di prefektur Ibaraki -- di mana Koga berada -- kemudian menangkap pelaku yang diidentifikasi bernama Masae Sakurai, yang berusia 49 tahun.
"Atas dugaan penganiayaan," kata juru bicara kepolisian setempat.
Sakurai tinggal bersama korban saat dugaan insiden itu terjadi pada 29 Juni lalu. Menurut juru bicara kepolisian, Sakurai menjahit bibir teman serumahnya "menggunakan jarum dan benang".
(nvc/idh)





