Profil Jessica Shally, Wakil Gen Z Pertama yang Dilantik Jadi Anggota DTKJ

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Sebuah sejarah baru tercipta dalam kepengurusan Dewan Transportasi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DTKJ) periode 2026-2029. Jessica Shally Anisa, seorang profesional muda ahli tata kota, dilantik menjadi anggota lembaga tersebut.
 
Langkah Jessica langsung menarik perhatian publik. Ia mencatatkan diri sebagai perwakilan generasi muda pertama yang berhasil masuk ke DTKJ. Pencapaian ini menjadi bukti nyata ruang kebijakan publik kini semakin terbuka bagi ide-ide segar dari anak muda.
 
Dalam pelantikan resmi yang dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Jessica mendapat amanah cukup besar. Ia dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Anggota Komisi Hukum dan Hubungan Masyarakat DTKJ.

Bagi Jessica, tanggung jawab baru ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan nyata demi masa depan Jakarta. Ia menyatakan siap bekerja sama dengan para akademisi dan praktisi untuk menciptakan sistem transportasi ibu kota yang lebih aman dan terintegrasi.
 
Berbekal latar belakang pendidikan luar negeri dan pengalaman riset yang matang, banyak pihak optimistis dengan kiprahnya. Kini, masyarakat menunggu inovasi-inovasi baru yang akan dibawa oleh sosok perempuan Gen Z ini.
 
Yuk kenalan lebih jauh dengan Jessica Shally. Berikut ini profil dan rekam jejak karier serta pengalaman kerjanya: Profil Pendidikan Jessica Shally Mengutip akun LinkedIn miliknya, keahlian Jessica di bidang perencanaan wilayah dibentuk dari latar belakang akademis yang kuat. Ia merupakan lulusan sarjana teknik atau Bachelor of Engineering (BE) jurusan City/Urban, Community and Regional Planning dari Kırklareli Üniversitesi, Turki.
 
Selain kuliah di Turki, Jessica juga sempat memperdalam ilmunya di Universiti Putra Malaysia pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Agar keahliannya semakin diakui di dunia kerja, ia juga mengambil sertifikasi resmi sebagai Surveyor And Mapper dari MAPID pada November 2025.
 

Baca Juga :

Mengenal Sabrina Pasterski, Fisikawan Jenius 'The Next Einstein' yang Tolak Tawaran Blue Origin dan NASA
Rekam Jejak Karier dan Pengalaman Kerja Sebelum bergabung dengan DTKJ, Jessica sudah mengantongi banyak pengalaman kerja yang solid, baik di dalam negeri maupun internasional. Berikut adalah beberapa di antaranya: 1. Kementerian Transmigrasi RI Mulai Mei 2026, ia bergabung dalam Tim Program Percepatan. Tugasnya adalah membuat analisis dan kajian untuk mendukung program transmigrasi demi mendorong ekonomi nasional. 2. Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Sebelum menjadi anggota komisi, ia sudah bekerja sebagai Transportation Planner sejak Juni 2024 hingga April 2026. Di posisi ini, ia menggarap proyek riset untuk memprediksi jumlah penumpang LRT Jakarta Fase 1B. 3. Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Pada tahun 2022, Jessica sempat mengabdi di Biro Perencanaan. Ia ikut membantu menyusun acara kepresidenan di Istana Negara, menganalisis data bangunan, hingga ikut menyumbang ide dalam perencanaan awal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. 4. Pengalaman Kerja di Turki Jessica pernah bekerja sebagai Research Study and Project Assistant di Kırklareli Metropolitan Municipality, serta menjadi Infrastructure Analyst di Eskişehir Büyükşehir Belediyesi. 5. Aktif Berorganisasi Sejak Kuliah Karakter kepemimpinan Jessica sudah diasah sejak ia masih berstatus sebagai mahasiswa. Ia aktif memegang posisi penting di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki, mulai dari Kepala Hubungan Masyarakat, Team Manager Radio PPI Turki, hingga panitia Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPI Turki. Selain itu, ia juga pernah dipercaya menjadi Chapter Chair dalam ajang America Europe Youth Forum di Istanbul pada tahun 2019. Visi untuk Transportasi Jakarta Sebagai anak muda, Jessica punya sudut pandang yang berbeda mengenai masalah transportasi kota. Menurut dia, urusan transportasi urban tidak bisa diselesaikan hanya dengan membangun jalan atau jembatan baru.
 
“Tantangan transportasi juga harus diselesaikan lewat pemahaman terhadap perilaku masyarakat, tata kelola yang rapi, komunikasi publik yang baik, serta kebijakan yang berdasarkan data dan riset,” jelas Jessica dalam keterangan tertulis.
 
Lewat semangat kolaborasi antargenerasi, kehadiran Jessica di DTKJ diharapkan bisa membantu mengubah sistem transportasi Jakarta menjadi lebih maju, inklusif, humanis, dan setara dengan kota-kota besar di dunia. (Talitha Islamey)
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Diduga Terima Fee Proyek Rp7 Miliar
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas Pemerintah
• 1 jam laludetik.com
thumb
PGE Mulai Tajak Sumur Lumut Balai 3, Kapasitas PLTP Bisa Naik 55 MW
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Grok 4.5 Resmi Meluncur, Elon Musk Sebut Setara Opus tapi Lebih Murah
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
ASN di Gresik Jadi Tersangka Pemalsuan SK PNS
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.