Pejabat yang Ikut Prabowo Resmikan B50: Bahlil, Menhan, Kapolri, Panglima TNI

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan implementasi biodiesel 50 persen (B50) di SPBU Rest Area KM 57 Cikampek, Jawa Barat, Kamis (9/7). Dalam sambutannya, Prabowo menyapa satu per satu jajaran menteri, pimpinan lembaga negara, aparat keamanan, hingga kepala daerah yang hadir dalam acara tersebut.

Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai penyelenggara acara.

"Yang saya hormati Menteri ESDM sebagai penyelenggara beserta seluruh jajarannya, Saudara Bahlil Lahadalia," kata Prabowo saat membuka sambutannya.

Selain Bahlil, Prabowo juga menyapa sejumlah menteri koordinator dan anggota Kabinet Merah Putih yang hadir. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian saudara Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani," lanjutnya.

Presiden juga menyebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Profesor Arief Satria.

"Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI Purnawirawan M Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Yuliot Tanjung," lanjutnya.

Dari kalangan BUMN, turut hadir Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Sementara dari legislatif hadir Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya.

Prabowo juga menyapa sejumlah kepala daerah yang menghadiri peresmian tersebut, yakni Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Peresmian B50 menjadi tonggak dimulainya implementasi biodiesel dengan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit. Pemerintah menargetkan program ini dapat mengurangi impor solar, meningkatkan serapan crude palm oil (CPO) dalam negeri, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Dengan peluncuran ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatory Biodiesel B50," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, B50 ini membuktikan sekadar pencapaian teknologi, tapi bukti Indonesia mampu manfaatkan kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat. "Menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi," jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teguran Keras Ruben Onsu untuk Giorgio Antonio Usai Libatkan Anak-anaknya
• 6 jam lalucumicumi.com
thumb
Qalibaf: Selat Hormuz hanya dibuka sesuai aturan Iran
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Polresta Solo Gandeng Polda DIY dan Jateng Buru Pembuang Bayi di KA Sancaka
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Menikmati Kekayaan Rempah Nusantara lewat Suapan Kecil di Jamuan Tanah Rempah
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Luncurkan B50, Menteri Bahlil: Tanpa Pertamina B50 Gak Jalan
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.