jpnn.com, KARAWANG - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa keberlangsungan hidup suatu negara dan bangsa ditentukan oleh tiga hal, yakni pangan, energi, dan air.
Hal itu dia katakan saat agenda Peluncuran B50 “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional”, di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7).
BACA JUGA: Luncurkan B50, Prabowo Kutuk Pemimpin yang Membohongi Rakyatnya
“Pertama, mampukah bangsa itu menghasilkan pangannya untuk rakyatnya sendiri. Kedua, mampukah bangsa itu memiliki energi, sumber energi sendiri, tidak tergantung bangsa lain,” ucap Prabowo.
“Yang ketiga, mampukah negara itu juga memiliki sumber air. Makan, energi, air. Ini dicanangkan oleh PBB,” lanjutnya.
BACA JUGA: Anwar Abbas Dukung Keputusan Prabowo yang Golongkan LGBT Sebagai Ancaman Nonmiliter
Menurut dia, tanpa ketiga faktor tersebut, suatu bangsa akan sulit untuk bertahan, berdaulat, sejahtera, dan sulit untuk makmur.
“Alhamdulillah kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan,” kata dia.
BACA JUGA: Prabowo Bertemu Thaksin Shinawatra di Kediaman Pribadi, Ini yang Dibahas
Meski demikian, Prabowo menuding masih banyak pihak yang meremehkan bahwa pemerintah telah melakukan swasembada pangan.
“Bahkan banyak orang yang mengangkat dirinya sebagai orang pintar mengejek, menyekat, dan menuduh bahwa kita pemerintah berbohong kepada rakyat, bahwa kita belum swasembada pangan,” tuturnya.
Selain swasembada pangan, Prabowo sendiri baru saja meluncurkan program mandatori bahan bakar Biodiesel B50 untuk kemandirian energi.
Indonesia disebut menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan B50, yakni campuran 50 persen bahan bakar nabati (sawit) dan 50 persen solar. (dit/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Menteri Ekraf: Rindekraf Langkah Konkret Presiden Prabowo Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Nasional
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




