Pesawat yang membawa peti jenazah mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah mendarat di kota suci Mashhad, wilayah timur laut negara Syiah tersebut, pada Kamis (9/7) menjelang pemakamannya.
Terlihat dalam rekaman yang dipublikasikan situs resmi pemimpin tertinggi Iran, seperti dilansir AFP, Kamis (9/7/2026), bahwa setidaknya satu jet tempur tampak mengawal pesawat yang mengangkut peti jenazah mendiang Khamenei.
Laporan kantor berita resmi IRNA, secara terpisah, menayangkan rekaman yang menunjukkan pesawat Mahan Air, yang mengangkut jenazah mendiang pemimpin tertinggi Iran itu, melaju di landasan bandara setelah mendarat di Mashhad, kota kelahiran almarhum, pada Kamis (9/7) waktu setempat.
Jenazah Khamenei diterbangkan dari Irak, yang menjadi lokasi dari rangkaian seremoni penghormatan terakhir. Arak-arakan peti jenazah Khamenei di kota suci Najaf dan Karbala, yang ada di Irak, sebelumnya diikuti oleh kerumunan orang dalam jumlah besar.
Selain jenazah Khamenei, sejumlah jenazah anggota keluarganya juga diterbangkan dari Irak usai mengikuti prosesi yang sama.
Pemakaman Khamenei di kota suci Mashhad ini akan menjadi rangkaian penutup dari prosesi penghormatan terakhir, yang berlangsung secara besar-besaran, selama beberapa hari terakhir.
Jenazah Khamenei sebelumnya disemayamkan di Teheran, lalu dibawa melintasi jalanan ibu kota Iran tersebut dan kota-kota suci Iran lainnya, juga dibawa ke kota-kota suci Syiah di Irak, seperti Najaf dan Karbala.
Jutaan pelayat dilaporkan menghadiri seremoni pemakaman Khamenei, yang juga dihadiri oleh delegasi asing dari puluhan negara tersebut.
(nvc/idh)





