Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengenalkan teknologi pengolahan sampah organik atau Lahsamor sebagai alternatif penanganan masalah sampah di Pulau Bali.
"Hari ini tadi ya apel pemilahan sampah karena kuncinya itu memang di pemilahan organik anorganik, nah ini ada alat, ini buatan BRIN," ujar Zulkifli melansir Antara, Kamis (9/7/2026).
Advertisement
Dalam acara Apel Siaga Pilah Sampah di Lapangan Renon itu, Zulkifli meninjau langsung proses kerja Lahsamor, yang dirancang untuk mengolah sampah organik rumah tangga setiap hari.
Zulkifli menjelaskan, dengan teknologi berbahan dasar drum itu, maka 40 persen sampah harian rumah tangga bisa ditekan masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA), kendati masih terbatas pada penggunaan skala rumah tangga.
"Alatnya kecil tapi ini bisa mengolah 1 kg per hari, 3 tahun tidak penuh-penuh, tapi saya minta juga yang agak besar. Bisa untuk misalnya 50 kg ya. Jadi 50 kg untuk satu sekolah itu pas," kata Zulkifli.




