KAB. KARAWANG, KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah memanfaatkan surplus dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk membantu menurunkan harga biodiesel B50 bagi nelayan.
Ia mengatakan sebagian dana surplus tersebut akan dialokasikan sebagai dukungan harga B50 bagi sektor perikanan.
"Tadi kami juga mendapat arahan dari Pak Menko. Dana BPDPKS saat ini mengalami surplus karena harga minyak dunia tinggi," kata Bahlil saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Kab. Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
Baca Juga: Prabowo Sebut B50 Hasil Kerja Sejak Era SBY, Jokowi, dan Pemerintahannya
"Pak Menko menyampaikan sebagian dana BPDPKS akan digunakan untuk membantu menurunkan harga B50 bagi nelayan," tambahnya.
Bahlil sempat berseloroh bahwa dirinya semula mengira bantuan tersebut juga akan diberikan kepada petani.
Namun, setelah mendapat penjelasan lebih lanjut, kebijakan itu diprioritaskan untuk nelayan.
"Tadi sempat saya kira untuk petani dan nelayan. Ternyata direvisi lagi, khusus nelayan," ujarnya.
Baca Juga: Kelakar Prabowo ke Bahlil soal Peluncuran Biodiesel B50: Menteri Sekarang Cari Apa yang Bisa 8
Meski demikian, ia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tetap memberikan perhatian besar kepada petani maupun nelayan melalui berbagai kebijakan pemerintah.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- dana sawit
- biodiesel
- bpdpks
- b50 nelayan
- b50 petani
- bahlil lahadalia





