Bisnis.com, JAKARTA — Temuan 74 kilogram emas batangan dalam penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menjadi salah satu barang bukti yang paling menyita perhatian publik.
Emas tersebut ditemukan bersama uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah di sebuah brankas tersembunyi di sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor.
Berdasarkan harga buyback emas Antam pada 9 Juli 2026 sebesar Rp2.383.000 per gram, nilai 74 kilogram emas mencapai sekitar Rp176,34 miliar.
Agar lebih mudah dibayangkan, berikut ilustrasi nilai 74 kilogram emas jika dibandingkan dengan sejumlah kebutuhan dan pengeluaran masyarakat sehari-hari.
Setara 10,85 juta liter Pertamax
Jika menggunakan harga Pertamax (RON 92) sebesar Rp16.250 per liter, nilai 74 kilogram emas setara dengan sekitar 10,85 juta liter BBM. Jumlah tersebut cukup untuk mengisi penuh tangki mobil berkapasitas 50 liter lebih dari 217.000 kali.
Baca Juga
- Kasus Batu Bara-Asabri, Polri Sita 74 Kg dan Temukan Brankas Tersembunyi di TKP Sentul
- Harga Buyback Emas Antam Anjlok Lagi Hari Ini Kamis (9/7)
- Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 9 Juli 2026 Turun
Setara lebih dari 50 juta perjalanan Transjakarta
Dengan tarif Rp3.500 per perjalanan, nilai Rp176,34 miliar setara dengan sekitar 50,38 juta perjalanan Transjakarta. Jumlah tersebut bahkan melampaui total penduduk sejumlah provinsi di Indonesia.
Setara 6.531 unit iPhone 17 Pro Max
Jika mengacu pada harga iPhone 17 Pro Max 256 GB sebesar Rp26.999.000 per unit, nilai 74 kilogram emas yang mencapai sekitar Rp176,34 miliar setara dengan sekitar 6.531 unit ponsel flagship tersebut.
Setara 2,35 juta kemasan beras 5 kilogram
Dengan asumsi harga beras premium sekitar Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, nilai Rp176,34 miliar dapat digunakan untuk membeli sekitar 2,35 juta kemasan beras.
Setara lebih dari 30 ribu kali UMP DKI Jakarta 2026
Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan. Dengan demikian, nilai 74 kilogram emas yang mencapai sekitar Rp176,34 miliar setara dengan sekitar 30.776 kali UMP DKI Jakarta.
Temuan Brankas TersembunyiPenyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menemukan brankas tersembunyi di sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, saat menggeledah 12 lokasi terkait penyidikan tiga perkara, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU, kasus PT Asabri, serta dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
Di dalam brankas yang berisi tujuh koper itu, penyidik menyita 74 kilogram emas batangan, US$4,77 juta, 14,08 juta dolar Singapura, dan Rp100 juta, dengan total nilai aset ditaksir mencapai Rp476 miliar.
Selain itu, polisi turut mengamankan dokumen, telepon genggam, dan foto keluarga yang diduga berkaitan dengan pemilik rumah. Temuan tersebut menjadi bagian dari pengembangan penyidikan tiga perkara yang tengah ditangani bersama oleh Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.





