VIVA – Federasi Futsal Indonesia (FFI) belum dapat memastikan kabar yang menyebut Indonesia masuk dalam daftar kandidat tuan rumah Piala Dunia Futsal FIFA 2028. Hingga saat ini, FFI masih menunggu konfirmasi resmi dari FIFA terkait proses pencalonan tersebut.
Ketua Umum FFI Michael Sianipar mengatakan belum ada pemberitahuan resmi dari FIFA mengenai status Indonesia dalam proses bidding. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas informasi yang ramai beredar di media sosial.
"Informasi resmi (dari FIFA) belum ada. Kami masih menunggu," ujar Michael Sianipar saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Michael mengungkapkan FFI sebelumnya memang telah menyampaikan minat Indonesia untuk menjadi tuan rumah ajang futsal paling bergengsi di dunia tersebut. Meski demikian, hingga kini FIFA belum memberikan arahan ataupun tahapan lanjutan terkait proses pengajuan tersebut.
"Jadi kami masih menunggu keputusan dari FIFA seperti apa," katanya.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia memiliki ambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Keinginan itu muncul setelah Indonesia dinilai sukses menggelar Piala Asia Futsal 2026.
Menurut Erick, penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 mendapat apresiasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Penilaian positif tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mencoba mengajukan diri sebagai penyelenggara turnamen futsal level dunia.
"Kami dari pemerintah melihat peluang itu. Jika memungkinkan, kami ingin mencoba mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia futsal," kata Erick.
Meski demikian, Erick mengakui jalan Indonesia untuk menjadi tuan rumah tidak akan mudah. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kemungkinan Piala Dunia Futsal kembali digelar di kawasan Asia setelah edisi sebelumnya, sehingga diperlukan komunikasi lebih lanjut dengan FIFA.
"Isunya 2028. Jika Indonesia menjadi tuan rumah, berarti Asia dua kali berturut-turut. Ini tentu perlu pembahasan dengan FIFA," katanya. (ant/fan)





