Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyiapkan badan usaha milik daerah (BUMD) khusus untuk mengelola perdagangan karbon demi memperkuat ekonomi hijau dan mengoptimalkan penyerapan emisi gas rumah kaca.
"Pemerintah provinsi menyiapkan BUMD yang khusus menangani carbon trading," ujar Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat ditemui usai menanam bibit pohon mangrove di Labuan Alas, Sumbawa, NTB, melansir Antara, Kamis (9/7/2026).
Advertisement
Iqbal enggan berkomentar lebih jauh tentang apakah skema kelembagaan BUMD khusus perdagangan karbon itu berada di bawah naungan NTB Capital atau berdiri sebagai entitas tersendiri.
Dia menegaskan, pembentukan badan khusus yang menangani perdagangan karbon tersebut sedang dibahas di tingkat pemerintah daerah.
"Skema itu sedang kami bahas dan kami persiapkan," ucap Iqbal.
"Pemerintah NTB mendorong perusahaan-perusahaan penghasil emisi agar ikut berkontribusi dalam memulihkan lingkungan melalui kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove," sambung dia.




