HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Industri pernikahan di Makassar terus menunjukkan geliat positif sepanjang 2026.
Tren tersebut mendorong Four Points by Sheraton Makassar kembali menghadirkan The Art of Wedding Gallery edisi ke-10 yang akan berlangsung pada 17-19 Juli 2026.
Pameran ini tidak hanya menjadi ajang bagi calon pengantin mencari kebutuhan pernikahan, tetapi juga membuka peluang bisnis bagi pelaku industri kreatif dan UMKM lokal.
Digelar di Golden Lily Ballroom B & C, pameran ini menghadirkan lebih dari 50 vendor profesional yang bergerak di bidang wedding organizer, dekorasi, bridal, fotografi, videografi, perhiasan, hiburan hingga jasa pendukung pernikahan lainnya.
General Manager Four Points by Sheraton Makassar, Agus Sunaryo, mengatakan bisnis pernikahan masih menjadi salah satu sektor yang terus bertumbuh di Makassar. Hingga awal Juli 2026, pihak hotel telah mencatat sekitar 28 agenda pernikahan yang akan berlangsung hingga akhir bulan.
“Angka tersebut menjadi indikator bahwa permintaan terhadap layanan pernikahan masih sangat tinggi,” tuturnya.
Ia optimistis penyelenggaraan The Art of Wedding Gallery ke-10 akan memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah. Selain mempertemukan calon pengantin dengan penyedia jasa, kegiatan ini juga mendorong okupansi hotel.
“Kita juga mau meningkatkan transaksi vendor, hingga menggerakkan sektor pendukung seperti kuliner, transportasi, dan jasa lainnya,” tuturnya.
Agus menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan acara.
“Persiapan juga dilakukan dari sisi pengelolaan lalu lintas dan area parkir mengingat tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir selama tiga hari pelaksanaan,” tuturnya.
Asst. Director of Sales Four Points by Sheraton Makassar, Fauziah Jamila, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Selain vendor pernikahan, pengunjung juga akan disuguhkan parade busana pengantin, fashion show evening gown, hingga berbagai inspirasi dekorasi, tata rias, dan konsep resepsi yang mengikuti tren terkini.
Menurut Fauziah, penyelenggara menargetkan transaksi yang lebih tinggi dibanding tahun lalu. Pada pelaksanaan sebelumnya, pameran tersebut berhasil menghasilkan sekitar 35 pemesanan paket pernikahan.
“Tahun ini, dengan bertambahnya jumlah vendor dan rangkaian acara yang lebih beragam, target transaksi diyakini dapat meningkat,” ungkapnya.
Senior Sales Manager Four Points by Sheraton Makassar, Rahmawati Amanda mengatakan pihak hotel menyiapkan sejumlah promo khusus selama periode pameran.
“Calon pengantin yang melakukan pemesanan paket pada 16-20 Juli berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp10 juta, serta kesempatan menikmati menginap satu malam di Presidential Suite sebagai bagian dari paket promosi,” ucapnya.
Four Points juga menawarkan tiga pilihan paket pernikahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran calon pengantin.
“Paket dimulai dari Rp180 ribu per orang dengan minimum 500 tamu atau sekitar Rp87 juta,” tuturnya.
Pada hari terakhir pameran, seluruh pasangan yang melakukan transaksi selama expo juga akan diundi untuk mendapatkan hadiah utama berupa cincin pasangan.
Selain menjadi pusat transaksi bisnis, The Art of Wedding Gallery ke-10 menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Competition MUA & Icon Muse Sulawesi 2026 bertema Traditional Wedding Makeup, workshop tata rias bersama Make Over, serta parade busana pengantin dan evening gown.
Marketing Communication Manager Four Points by Sheraton Makassar, Ilham Putra, mengatakan penyelenggaraan pameran ini merupakan komitmen hotel untuk terus memperkuat ekosistem industri pernikahan di Makassar.
“Ini sekaligus menghadirkan inspirasi dan solusi lengkap bagi calon pengantin, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal,” tambahnya. (wis)





