Liputan6.com, Jakarta - Sektor konstruksi dan material bangunan di Indonesia kini tengah menghadapi titik balik penting dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan serta mitigasi perubahan iklim.
Advertisement
Dalam gelaran IndoBuildTech Expo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, fokus industri mulai bergeser secara signifikan.
Kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem membuat para pelaku industri kini memprioritaskan inovasi yang mampu menekan emisi karbon melalui penggunaan teknologi material yang ramah lingkungan. Pembangunan infrastruktur hijau menjadi agenda utama yang ditekankan oleh pemerintah dalam ajang tahunan ini.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, setiap proyek pembangunan di masa depan harus memberikan dampak positif bagi ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian alam.
Menurutnya, sinergi antara pembangunan fisik dan perlindungan lingkungan adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045.
"Sektor konstruksi dalam setiap pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperbesar penggunaan material, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia," ujar AHY saat memberikan sambutan di pembukaan pameran tersebut.




