Kencan Singkat dengan Huajing S, SUV Mewah yang Disuntik Teknologi Cerdas Huawei

medcom.id
6 jam lalu
Cover Berita
Liuzhou: Produsen otomotif asal China, SAIC-GM-Wuling (SGMW) semakin fokus dalam mengembangkan kendaraan masa depan lewat SUV canggih Baojun Huajing S. 
 
Redaksi Medcom.id mendapatkan kesempatan eksklusif untuk menjajal langsung Huajing S dalam kunjungan ke markas SGMW di Liuzhou, China beberapa waktu lalu. 
 
Mobil SUV bongsor ini mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang dikolaborasikan dengan perangkat lunak racikan Huawei. 

Huajing S menawarkan karakter SUV modern yang gagah dan kekar. Mobil ini memiliki panjang 5.235 mm, lebar 1.999 mm, serta tinggi 1.800 mm.
 
Masuk ke dalam kabin, aura mewah dan futuristik begitu terasa. Huajing S dikembangkan sebagai kendaraan yang memberi garansi kenyamanan untuk penumpang dengan ruang kaki yang lega baik di baris kedua maupun baris ketiga. 
 

Baca Juga :

Mengintip Pabrik Wuling di Liuzhou, Produksi Mobil Dikerjakan Robot hingga AI
Kabin yang luas juga mampu mengakomodasi barang bawaan untuk perjalanan bersama keluarga. Kapasitas bagasi berkisar antara 423 liter, namun jika kursi baris ketiga dilipat maka kapasitas bagasi mencapai 1.268 liter.
Performa layaknya sports car
Huajing S mengusung mesin 1.5 liter turbocharged empat silinder dengan output tenaga 143 PS atau setara dengan 105 kW di putaran mesin 5.500 rpm, dengan torsi puncak mencapai 220 Nm. 
 
Mesin ini dipadukan dengan sistem Lingxi Power 3.0 Plug-in Hybrid dan transmisi khusus hybrid Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
 
Sistem kerja PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) Huajing S pada dasarnya menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai berkapasitas besar yang dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal.
 
Sistem ini dirancang agar kendaraan dapat beroperasi sebagai mobil listrik dalam kondisi tertentu, sekaligus memanfaatkan mesin bensin untuk meningkatkan efisiensi dan jarak tempuh.

Saat baterai memiliki daya yang cukup, Huajing S akan bergerak hanya menggunakan motor listrik. Mode ini cocok digunakan untuk perjalanan harian di dalam kota. Motor listrik depan mampu menyalurkan torsi sebesar 310 Nm. 
 
Pada varian tertinggi berpenggerak semua roda (AWD), kombinasi mesin dan dua motor listrik menghasilkan tenaga sebesar 517 HP dengan torsi 620 Nm. Kombinasi ini memberikan akselerasi instan layaknya sports car.
 
Dalam pengujian kami akselerasi dari 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu sekitar 6 detik dengan kecepatan maksimal yang dibatasi 190 km/jam karena pertimbangan keselamatan.
 
Menariknya lagi, sistem Lingxi Hybrid yang diusung tidak hanya mendukung efisiensi bahan bakar, namun juga menunjang performa hingga jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan mobil mesin konvensional. 
 
Berdasarkan pengujian standar WLTC, konsumsi BBM tercatat mulai 5,98 liter per 100 km (sekitar 16,7 km/liter) untuk varian penggerak roda depan, sedangkan versi 4WD membukukan konsumsi 6,98 liter per 100 km atau sekitar 14,3 km/liter.
  Jarak tempuh hingga 1.100 km
Huajing S menggunakan baterai berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP) yang terkenal memiliki stabilitas termal sangat baik. Tersedia dua pilihan kapasitas baterai antara lain 31 kWh dan 41,9 kWh yang dipasok dua jenama besar yakni Repsys dan CATL.
 
Seluruh lini baterai juga telah dibalut oleh teknologi Divine Refined Battery untuk menjamin keamanan dari risiko benturan maupun korsleting.
 
Dalam mode berkendara listrik murni berdasarkan standar CLTC, Huajing S menawarkan beberapa pilihan jarak tempuh sesuai kapasitas baterai. Varian dengan baterai 31 kWh mampu melaju hingga 200 km, sementara versi FWD yang menggunakan baterai 41,9 kWh sanggup menempuh 255 km. Adapun varian AWD memiliki jarak tempuh listrik sekitar 235 km.
 
Untuk perjalanan jarak jauh, kombinasi baterai penuh dan tangki bensin terisi penuh memungkinkan SUV ini melaju lebih dari 1.100 km. 
 
Soal pengisian daya, Huajing S telah mendukung DC Fast Charging hingga 145 kW. Berkat teknologi 3.5C charging, pengisian baterai dari 10 persen ke 60 persen hanya dalam waktu 12-14,5 menit.
  Disuntik Huawei Qiankun ADS 4.0
Sisi cerdas dari SUV ini diotaki sepenuhnya oleh Huawei melalui sistem interkoneksi HarmonySpace pada bagian infotainment serta sistem bantuan berkendara Huawei Qiankun ADS. 
 
Teknologi ini meliputi kamera, radar, sensor hingga LiDAR yang memantau situasi sekitar kendaraan secara real time sehingga mendukung fitur ADAS mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Centering Assist, Navigation Guided Driving Assist di jalan tol maupun perkotaan, Automatic Emergency Braking, Enhanced Collision Avoidance, Intelligent Parking Assist dan Remote Valet Parking.

Baca Juga :

Segera Dijual di Indonesia, Begini Sensasi Berkendara Wuling Aira EV
Menariknya, modul LiDAR pada Huajing S tersembunyi di dalam area kaca depan. Sehingga tidak mengganggu estetika eksterior dan aerodinamika.
 
Sistem infotainment berbasis HarmonyOS
Masuk ke kabin, Baojun Huajing S mengandalkan sistem infotainment HarmonySpace 5.0 yang berjalan di atas HarmonyOS 5. Didukung panel instrumen digital berukuran 8,8 inci, sementara di bagian tengah terpasang layar sentuh 15,6 inci beresolusi tinggi sebagai pusat kendali.
 
Tak sekadar menyajikan fitur hiburan, HarmonySpace 5.0 juga mengintegrasikan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari navigasi, pengaturan mode berkendara, hingga konektivitas dengan ekosistem perangkat pintar Huawei.
  Sinyal masuk Indonesia
Mski belum diketahui kapan bakal masuk ke tanah air, namun pihak SGMW mengaku kalau Indonesia masuk dalam pertimbangan target market SUV mewah Huajing S. 
 
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Vice President of SAIC-GM-Wuling (SGMW), Han Dehong. 
 
“Ini menjadi pembahasan lanjutan yang kami pertimbangkan untuk fase berikutnya portofolio kami di pasar Indonesia tapi kami belum memutuskannya saat ini. Jadi masih dalam tahap studi,” kata Han Dehong di markas SGMW, Liuzhou, China. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPID DKI Jakarta Perkuat Pengawasan Isi Siaran di Tengah Meningkatnya Tantangan Ketahanan Sosial
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK, Ini Kasus yang Menjeratnya
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
Prabowo: Kita Dibicarakan Dunia karena Pangkas 44 Juta Ton Emisi Karbon
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Polri Didorong Tuntaskan Pengusutan Tiga Kasus Dugaan Korupsi Besar
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Profil Andra ST, Youtuber yang Alami Kecelakaan Maut Supercar McLaren di Sukoharjo, Mobil sampai Terbelah Jadi Dua
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.