KIEV, KOMPAS.TV — Drone Ukraina menghantam fasilitas minyak Rusia dan membakar dua kapal tanker minyak di Laut Azov pada Kamis (9/7/2026). Peristiwa ini terjadi hanya satu hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji untuk memberikan lisensi kepada Ukraina untuk memproduksi sistem pertahanan udara Patriot untuk melindungi kota-kotanya.
Pelaksana Tugas Gubernur Kota Tver, Vitaly Korolyov, serangan drone Ukraina memicu kebakaran di depot minyak di kota Tver, Rusia.
Reservoir minyak juga dibakar oleh drone di Vyazniki, di wilayah Stavropol selatan, kata Gubernur Vladimir Vladimirov, memaksa evakuasi beberapa gedung apartemen di dekat fasilitas tersebut.
Di Laut Azov, drone Ukraina membakar dua kapal tanker minyak. Salah satu kapal dikabarkan masih terbakar namun awaknya telah dievakuasi.
Serangan itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan terhadap kapal tanker minyak di daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Serangan tersebut merupakan upaya Ukraina untuk memutus pasokan bahan bakar ke Semenanjung Krimea, yang secara ilegal dianeksasi Rusia pada tahun 2014.
Baca Juga: Trump Bakal Izinkan Ukraina Bikin Rudal Patriot untuk Lawan Rusia
Selain serangan terhadap fasilitas minyak di Stavropol dan Tver, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pasukan Ukraina menyerang infrastruktur bahan bakar jauh di dalam wilayah Rusia,
termasuk satu di Ufa, serta terminal pemuatan minyak di wilayah Rostov yang lebih dekat ke Ukraina.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan mereka menembak jatuh 73 drone Ukraina dari Rabu malam hingga Kamis pagi.
Angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia menembakkan 94 drone serang jarak jauh dan dua rudal balistik. Sementara 72 drone berhasil dihalangi atau dicegat, 19 drone dan kedua rudal tersebut merusak 13 lokasi.
Ukraina: Produksi Patriot akan Memakan Waktu Berbulan-bulanSelama pertemuan hari Rabu dengan Zelenskyy di sela-sela KTT NATO di Turki, Trump mengatakan AS akan memenuhi permintaan lama dari Ukraina dan memberikannya lisensi untuk membuat sistem pertahanan udara Patriot. Dia juga memuji Zelenskyy karena melakukan "pekerjaan yang luar biasa".
Penulis : Tussie Ayu Editor :
Sumber : The Associated Press
- serangan ukraina
- tanker minyak
- rudal patriot





