Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepelatihan Panahan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ),
"Dalam perspektif pembangunan olahraga nasional, pemilihan cabang olahraga strategis harus mempertimbangkan kesesuaian antara potensi demografis, kapasitas kelembagaan dan peluang kompetitif internasional,” kata Hidayat saat membuka orasi ilmiah bertema 'Prestasi Panahan Indonesia di Pentas Dunia' di Jakarta, Kamis (9/7).
Hidayat Humaid yang juga Guru Besar Tetap pada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNJ memperkenalkan atlet panahan putri Nurfitriyana Saiman yang merupakan peraih medali perak Nomor Beregu Putri di Olimpiade Seoul, Korea Selatan 1988 bersama Kusuma Wardhani dan Lilies Handayani.
Medali perak itu pun jadi medali Olimpiade pertama yang pernah diraih Indonesia di semua cabang olahraga dan hingga kini jadi satu-satunya medali olimpiade Indonesia di cabang panahan.
Pria kelahiran Sukabumi, 10 Februari 1963, itu juga menyebutkan panahan dengan karakteristik akurasi dan kebutuhan infrastruktur yang relatif moderat, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai cabang unggulan Indonesia dalam kerangka Grand Design Olahraga nasional.
“Panahan merupakan cabang strategis dalam Grand Design Olahraga Nasional,” kata dia.
Hidayat Humaid menutup orasinya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mendukungnya hingga saat ini.
Pengkuhan guru besar ini bertempat di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, Kampus A UNJ di Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur pada Kamis (9/7).
"Dalam perspektif pembangunan olahraga nasional, pemilihan cabang olahraga strategis harus mempertimbangkan kesesuaian antara potensi demografis, kapasitas kelembagaan dan peluang kompetitif internasional,” kata Hidayat saat membuka orasi ilmiah bertema 'Prestasi Panahan Indonesia di Pentas Dunia' di Jakarta, Kamis (9/7).
Hidayat Humaid yang juga Guru Besar Tetap pada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNJ memperkenalkan atlet panahan putri Nurfitriyana Saiman yang merupakan peraih medali perak Nomor Beregu Putri di Olimpiade Seoul, Korea Selatan 1988 bersama Kusuma Wardhani dan Lilies Handayani.
Medali perak itu pun jadi medali Olimpiade pertama yang pernah diraih Indonesia di semua cabang olahraga dan hingga kini jadi satu-satunya medali olimpiade Indonesia di cabang panahan.
Pria kelahiran Sukabumi, 10 Februari 1963, itu juga menyebutkan panahan dengan karakteristik akurasi dan kebutuhan infrastruktur yang relatif moderat, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai cabang unggulan Indonesia dalam kerangka Grand Design Olahraga nasional.
“Panahan merupakan cabang strategis dalam Grand Design Olahraga Nasional,” kata dia.
Hidayat Humaid menutup orasinya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mendukungnya hingga saat ini.
Pengkuhan guru besar ini bertempat di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, Kampus A UNJ di Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur pada Kamis (9/7).





