Hashim: Investor AS hingga Jepang Antre Masuk Pasar Karbon RI

cnbcindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita
Foto: Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026). (Dok. Detikcom/Ignacio Geordi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK). Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan, pasar karbon cukup diminati oleh investor asing.

"Banyak sekali investor dan pelaku-pelaku dari luar negeri yang sudah siap untuk masuk ke pasar karbon Indonesia," ujarnya saat ditemui di Djakarta Theater Jakarta, Kamis (9/7/2026).


Bahkan, Hashim mengungkapkan, pasar karbon Tanah Air telah dinantikan oleh investor asing sejak perjanjian Paris pada November 2025 lalu. Sehingga SRUK menjadi terobosan untuk meningkatkan industri keuangan.

Baca: Hashim Bantah Punya Kepemilikan Saham di FolaPlay

"Karena kenapa? Dunia internasional yang selama ini menunggu, dan saya dengar, sudah menunggu sejak COP21 di Paris, bulan November," tuturnya.

Hashim mengungkapkan, investor yang berminat dan tertarik masuk ke pasar karbon Indonesia dari berbagai negara mulai dari Asia hingga Eropa. "Banyak, dari Amerika, dari Inggris, dari Norwegia, dari Belanda, dari Jepang, banyak," sebutnya.

Ia menambahkan, meskipun belum dapat diperkirakan jumlah potensi nilai investasi pada pasar karbon tersebut, Ia optimis dapat mencapai puluhan miliar dolar.

"(Potensi nilai?) Banyak, itu kalau kita jumlahkan bisa puluhan miliar dolar ya," pungkasnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jurus Bisnis Produk Rumah Tangga - Baby Care Era Digitalisasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Temui Purbaya, KPK Minta Tambahan Anggaran
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jampidsus hormati penyidikan kasus korupsi dan TPPU di Polri
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Polri Bekali 282 Capaja Pemahaman Upaya Negara Atasi Dinamika-Dampak Geopolitik
• 9 jam laludetik.com
thumb
Menuju Kampung Proklim Lestari, Padukuhan Ngunan-unan Bantul Gandeng DLH dan PkM UAD
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bazar Pangan Dharma Jaya Jangkau Ratusan Permukiman
• 27 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.