JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil berwarna putih tiba-tiba memasuki lokasi penggeledahan sebuah ruko di Jalan Asem II, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) dini hari.
Pantauan Kompas.com, garis polisi yang terpasang di depan area penggeledahan sempat dilepas sementara agar mobil tersebut dapat masuk ke halaman parkir tepat di depan ruko yang sedang digeledah penyidik.
Baca juga: Polisi Sita Dokumen dan Komputer dari Ruko yang Digeledah di Cipete Jaksel
Setelah kendaraan berhenti, penyidik mengawal dua pria berpakaian santai keluar dari mobil.
Salah seorang di antaranya mengenakan kaus hitam dan celana panjang dengan postur tubuh kurus. Pria lainnya mengenakan kemeja berwarna putih.
Keduanya kemudian langsung dibawa masuk ke dalam ruko dengan pengawalan ketat dari penyidik.
Baca juga: Polisi Gerinda Pintu hingga Lantai Tiga Saat Geledah Ruko di Cipete Jaksel
Tak lama berselang, mobil putih tersebut meninggalkan lokasi penggeledahan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun status kedua pria tersebut dalam perkara yang sedang disidik.
Suasana di sekitar lokasi mulai terlihat lebih lengang dibandingkan sebelumnya.
Pengamanan dari personel Korps Brimob juga tidak seketat saat awal penggeledahan, meski garis polisi masih terpasang di sekitar ruko yang menjadi lokasi penyidikan.
Adapun penggeledahan ruko tersebut masih terkait dengan kasus dugaan korupsi batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.
Sebelumnya, untuk mengungkap tiga kasus korupsi tersebut, polisi menggeledah 12 titik pada Kamis (9/7/2026).
Tiga di antaranya yakni restoran dan money changer di Cipete, Jaksel, dan sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor.
Di Cipete, polisi mengamankan uang tunai dalam bentuk pecahan dollar AS-Singapura senilai Rp 67 miliar.
Sementara, polisi menyita 74 kilogram emas dari rumah di Sentul.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang