Hashim Optimistis Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon Tarik Investor Asing

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Hashim mengatakan sejumlah negara telah menyatakan ketertarikannya untuk berpartisipasi dengan potensi investasi bernilai fantasis.

Hashim Optimistis Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon Tarik Investor Asing (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Pemerintah optimistis peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang terintegrasi dengan Bursa Karbon Indonesia dapat menarik minat investor asing ke pasar karbon nasional.

Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan sejumlah negara telah menyatakan ketertarikannya untuk berpartisipasi dengan potensi investasi bernilai fantasis.

Baca Juga:
Prabowo Ungkap Ada Cadangan Emas dan Mineral Jumlah Besar di Pegunungan Papua

"Banyak. Dari Amerika, dari Inggris, dari Norway, dari Belanda, dari Jepang. Banyak. Itu kalau kita jumlahkan bisa puluhan miliar dolar. Puluhan miliar dolar," kata Hashim usai peluncuran SRUK di Jakarta Pusat pada Kamis (9/7/2026).

Hashim menjelaskan, selama satu setengah tahun terakhir dirinya aktif bertemu dengan berbagai lembaga internasional maupun investor global yang menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan pasar karbon Indonesia.

Baca Juga:
Pembangunan PSEL Bali Resmi Dimulai, PLN Dukung Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

"Saya sebagai Utusan Khusus kan sering ketemu dengan pihak-pihak luar negeri, lembaga-lembaga internasional termasuk investor-investor internasional yang ingin berpartisipasi dalam pasar karbon di Indonesia," katanya.

Menurut Hashim, antusiasme tersebut terus menguat seiring upaya pemerintah membangun sistem perdagangan karbon yang kredibel dan terintegrasi.

Baca Juga:
Investor Abaikan Meningkatnya Ketegangan AS-Iran, Wall Street Dibuka Menguat

"Hari ini we delivered, kita sudah wujudkan ini adalah hasil pekerjaan Pemerintah Indonesia yang patut dibanggakan bahwa hari ini kita mulai suatu sistem registrasi unit karbon yang betul-betul bisa bekerja dan berfungsi dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, dengan beroperasinya SRUK yang terhubung dengan Bursa Karbon Indonesia, banyak investor dan pelaku pasar internasional kini telah siap masuk ke pasar karbon domestik.

"Saya bisa melaporkan kepada bapak ibu media bahwa banyak sekali investor dan pelaku-pelaku dari luar negeri yang sudah siap untuk masuk ke pasar karbon Indonesia," kata Hashim.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heboh soal Rumah Jampidsus Dijaga Pasukan Elite TNI hingga Penggeledahan Polri, Istana Buka Suara!
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia Nanti Malam Pukul 02.00 WIB
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Gandeng Broadcom, Apple Perluas Produksi Chip di Amerika Serikat
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hotman Paris Belum Serahkan Duit Donasi Rp 2,5 M ke Korban Penyekapan Taufik Hidayat, Ternyata Ini Alasannya
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Febrie Akui Rumah di Sentul Miliknya, Tegaskan Uang dan Aset Bisa Dipertanggungjawabkan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.