Terowongan MRT Jakarta Fase 2A Arah Utara Resmi Tersambung

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

MRT Jakarta menyelesaikan pembangunan terowongan arah utara yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota. 

MRT Jakarta menyelesaikan pembangunan terowongan arah utara yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota.  (Foto: Ist)

IDXChannel - PT MRT Jakarta (Perseroda) menyelesaikan pembangunan terowongan arah utara yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota. 

Progres ini ditandai dengan momen breakthrough, di mana mesin bor terowongan 1 sukses menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Dengan pencapaian tersebut, terowongan sepanjang 5,8 kilometer kini telah resmi tersambung, menyatukan jalur fase 1 dan fase 2A pada lintas utara-selatan MRT Jakarta. 

Baca Juga:
567.633 Pelanggan Gunakan MRT Jakarta Saat Tarif Rp1 Berlaku

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina mengatakan, penyelesaian penggalian ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan Fase 2A yang berjalan sesuai jadwal. Dia menilai, pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta. 

"Proses penggalian terowongan jalur arah utara dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju penyelesaian tahapan konstruksi berikutnya sehingga proyek dapat terus berjalan sesuai jadwal," ujar Weni dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:
KSP Dudung Cek Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Pastikan Siap Beroperasi 2027

Dalam konstruksi ini, PT MRT Jakarta menggunakan tiga mesin bor terowongan yang dibagi berdasarkan paket kontrak CP201 (Bundaran HI Bank Jakarta–Harmoni), CP202 (Harmoni–Mangga Besar), dan CP203 (Mangga Besar–Kota). 

Lokasi breakthrough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar mencatatkan kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah, sekaligus menjadikannya terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, sejajar dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar.

Khusus untuk mesin bor terowongan 1 pada paket CP202, pengerjaan meliputi pembangunan terowongan antara Stasiun Harmoni hingga Sawah Besar sepanjang 395 meter, serta terowongan penghubung Sawah Besar menuju Mangga Besar sepanjang 800 meter yang melintasi kanal di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

Saat ini, tim konstruksi tengah fokus merampungkan pembangunan terowongan arah selatan yang membentang dari Kota menuju Bundaran HI. Seluruh jalur terowongan Fase 2A ditargetkan rampung sepenuhnya pada kuartal keempat tahun 2026.

Hingga 25 Juni 2026, akumulasi pembangunan Fase 2A telah mencapai 61,8 persen. PT MRT Jakarta menargetkan segmen 1 (Bundaran HI-Monas) dapat beroperasi pada akhir 2027, sedangkan segmen 2 (Monas-Kota) dijadwalkan selesai pada akhir 2029.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Desak Amerika Serikat dan Iran Tetap Patuhi Nota Kesepahaman demi Cegah Eskalasi Konflik
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Rumahnya Tak Layak, Revand Narya Enggan Bawa Anak-anaknya Menginap Pascacerai dari Faby Marcelia
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Dukung pembebasan lahan, Pemprov DKI alokasikan Rp300 miliar
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi II DPR Dorong Jawa Barat Bentuk BUMD Khusus untuk Perkuat Rantai Pasok Program Strategis Nasional
• 8 jam lalupantau.com
thumb
New Honda Vario Evo 160 Hadir di Sulsel, Tawarkan Desain Sporty dan Fitur Makin Canggih
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.