Dosen UNG Kembangkan Model NIAR untuk Menekan Risiko Depresi dan Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menambah dosen bergelar doktor setelah Dr. Yuniar berhasil mengembangkan Model NIAR yang dirancang untuk menekan risiko depresi dan ide bunuh diri di kalangan mahasiswa.

Model NIAR Perkuat Pendampingan Kesehatan Mental

Dr. Yuniar menjelaskan Model NIAR lahir sebagai respons terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental mahasiswa yang memerlukan penanganan secara komprehensif, preventif, dan berkelanjutan.

Model tersebut mengintegrasikan empat strategi utama, yakni Nurturing Relationship, Identifying Suicide Ideation, Adaptive Coping Enhancement, dan Resilience.

Keempat komponen itu dirancang untuk memperkuat peran Dosen Penasihat Akademik dalam mendampingi mahasiswa secara lebih humanis dan responsif terhadap persoalan psikologis.

Melalui pendekatan tersebut, Dosen Penasihat Akademik tidak hanya berperan memberikan bimbingan akademik dan memantau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa.

Pendampingan dilakukan dengan membangun hubungan yang suportif, mengenali sejak dini tanda-tanda munculnya ide bunuh diri, membantu mahasiswa mengembangkan mekanisme coping yang adaptif, serta memperkuat resiliensi dalam menghadapi tekanan selama menjalani pendidikan.

Rektor Apresiasi Inovasi Penelitian

Rektor UNG Prof. Eduart Wolok mengapresiasi keberhasilan Dr. Yuniar menyelesaikan pendidikan doktoral sekaligus menghasilkan penelitian yang memberikan solusi terhadap persoalan kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.

"Lebih dari itu, disertasi yang dihasilkannya menawarkan sebuah inovasi yang relevan dengan tantangan kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi,” ungkap Prof. Eduart Wolok.

Menurutnya, pencapaian tersebut memperkuat kapasitas keilmuan Program Studi Keperawatan UNG, khususnya pada bidang keperawatan jiwa.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya riset, serta menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapuspen TNI Bantah Kabar Penggerudukan Polda Metro Jaya
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Biodiesel B50 Resmi Meluncur, Ini Daftar Wilayah yang Sudah dan Belum Kebagian
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jampidsus: Kejagung Prioritaskan Kasus SDA hingga MBG
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dicky Prasetya Curhat, Pertanyakan Kepercayaan hingga Singgung Sosok Bermuka Dua
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Nafkah Anak Pasca-Cerai: Kewajiban Hukum yang Sering Kali Dianggap Opsional
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.