tvOnenews.com - Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz telah pulih hingga 50 persen dibandingkan kondisi sebelum konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini diungkapkan oleh Angkatan bersenjata Iran.
"Kami memberikan penghormatan kepada para pembela Islam yang pemberani yang berhasil mengamankan kendali atas Selat Hormuz dan menjamin keselamatan di kawasan tersebut," demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) seperti dikutip kantor penyiaran pemerintah Iran, IRIB, Kamis (9/7).
"Kami mendorong dimulainya kembali aktivitas pelayaran secara bertahap hingga mencapai 50 persen dari tingkat sebelum perang dan terus meningkat," tulis pernyataan IRGC selanjutnya.
Izin melintas juga diberikan kepada kapal-kapal yang mematuhi aturan keselamatan serta mengikuti jalur pelayaran yang telah ditetapkan oleh Iran.
Pada Rabu (8/7) dini hari, militer AS melancarkan serangkaian serangan udara terhadap sejumlah wilayah di Iran. Sebagai respons, militer Iran melaporkan telah melancarkan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Pemerintah Iran juga menuduh Washington telah melanggar nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan yang sebelumnya disepakati kedua pihak.(chm)




