Jakarta: Kementerian Kebudayaan mengajak para insan perfilman Tanah Air untuk mengikuti sayembara produksi film dengan narasi kepahlawanan. Program ini mengangkat latar belakang sejarah kemerdekaan Indonesia sebagai upaya merawat memori kolektif bangsa lewat sinema.
Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan resmi menyelenggarakan program produksi film narasi kepahlawanan Indonesia tahun 2026.
Melalui program ini, para sineas akan mendapatkan dukungan pendanaan serta pendampingan bersama sejarawan demi menghasilkan karya film yang akurat secara sejarah namun tetap artistik.
Baca Juga :
Kementerian Kebudayaan Resmi Jalankan Tugas Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCOMenteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, program ini merupakan masukan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya karya-karya baru yang merekam perjuangan masa kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga :
Film 'Senja di Pelangi' Hadirkan Edukasi Kesehatan Mental untuk RemajaSelanjutnya, tahap pengembangan proyek akan berlangsung pada agustus hingga September, sementara proses produksi akan berjalan hingga akhir tahun 2026.
Hal tersebut Fadli Zon sampaikan dalam taklimat media yang berlangsung di Senayan golf Club Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026. Acara turut dihadiri jajaran Kementerian Kebudayaan, sejarawan, hingga para sineas nasional.
Selain paparan program, acara juga diisi dengan sesi talkshow yang menghadirkan Fadli Zon, produser film Tesadesrada Ryza, serta sejarawan Muhammad Yuanda Zara.




