Profil Etik Suryani, Bupati Sukoharjo yang Ditangkap KPK Setelah Berkuasa Selama 2 Periode, Hartanya Ikut Disorot

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Profil Etik Suryani kini jadi sorotan publik, Bupati Sukoharjo tersebut ikut terjaring OTT KPK bersama 5 orang lainnya. Seperti apa sepak terjang Etik selama ini?

Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Etik Suryani ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (9/7/2026). Etik diamankan lembaga anti-rasuah setelah diduga terlibat kasus pemerasan terhadap perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa tim penyidik melakukan penyelidikan tertutup di wilayah Soloraya, Jawa Tengah.

"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap di wilayah Soloraya, Jawa Tengah," ujarnya dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Jumat (10/7/2026).

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," lanjutnya.

Sebelum dibawa ke Jakarta melalui Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Etik lebih dulu menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo. Pemeriksaan berlangsung sekitar delapan jam mulai Kamis (9/7/2026) hingga Jumat (10/7/2026).

Saat dicecar pertanyaan awak media mengenai penangkapannya, Etik tidak memberikan tanggapan. Setelah itu, ia langsung berjalan menuju bus yang juga mengangkut enam koper hijau dan sejumlah berkas.

Penangkapan Etik Suryani ini tentunya langsung jadi bahan perbincangan masyarakat di media sosial. Tak sedikit pula yang mengungkit soal sepak terjangnya sebagai pemimpin selama menjabat. Lantas, seperti apakah sosok Etik sebenarnya?

Profil Etik Suryani

Etik Suryani merupakan politisi wanita kelahiran Solo, 15 Maret 1963. Ia merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjabat sebagai Bupati Sukoharjo selama dua periode, yakni 2021–2025 dan 2025–2030.

Mengutip Tribun Jateng, Etik mengawali pendidikannya di SD Negeri No. 85 Tegalmulyo, Surakarta, dan lulus pada 1975.

 

Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di SMP IX Surakarta hingga lulus pada 1979, kemudian menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada 1982.

Etik kemudian mengenyam pendidikan tinggi dengan meraih gelar Sarjana (S1) dari Universitas Surakarta pada 2010. Delapan tahun kemudian, ia menyelesaikan program Magister (S2) di STIE AUB Surakarta. Sebelum terjun ke dunia politik, Etik berkarier di Bank Bumi Arta Tbk Surakarta sejak 1983 hingga 2010.

Menurut Tribunnews, Etik juga diketahui sebagi istri dari Bupati Sukoharjo tahun 2010–2015 dan 2016–2021, Wardoyo Wijaya. Selama memimpin TP PKK Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani menorehkan banyak prestasi dalam lomba-lomba di bidang PKK baik tingkat provinsi maupun nasional.

Prestasi yang cukup membanggakan antara lain Juara Pakarti Utama I Pemanfaatan Toga Tingkat Nasional diwakili Kelurahan Kenep serta Juara Pakarti Utama I Lomba Posyandu Tingkat Nasional diwakili Posyandu Mawar III Desa Puron.

Karier politiknya kemudian membawanya terpilih sebagai Bupati Sukoharjo untuk periode 2021-2025. Pada Pilkada Serentak 2024, Etik kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Sukoharjo untuk masa jabatan 2025–2030 dengan menggandeng politikus Partai Gerakan Indonesia Raya, Eko Sapto Purnomo.

Pasangan calon ini berhasil unggul melawan kotak kosong dengan meraih 319.923 suara atau 66,76 persen dari total suara sah.

Selain menjabat sebagai kepala daerah, Etik juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Ia dipercaya menjadi Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo pada periode 2010-2015, kemudian kembali mengemban amanah yang sama pada periode 2016-2021.

Etik juga pernah menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN pada 2015, disusul Anugerah PAUD Tingkat Nasional pada 2017. Pada 2019, Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepadanya.

Selain itu, Etik juga tercatat menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Harta Kekayaan Etik Suryani

Mengutip Tribun Jateng, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 27 Maret 2026 untuk pelaporan periodik tahun 2025, total kekayaan Etik Suryani mencapai Rp 9.119.012.976.

 

Nilai aset terbesar berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp 4.893.000.000. Rinciannya meliputi:

Tanah dan bangunan:

Kendaraan:

Harta lainnya:

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK: SRUK Jadi Fondasi Pasar Karbon RI
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kerry Riza Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 13,5 Triliun, Kuasa Hukum: Mereka Dipaksa Bayar yang Tak Pernah Mereka Terima
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Airlangga Pastikan Financial Center Dibangun di Bali, Terpisah dari KEK Sanur
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
Prediksi Spanyol vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Perkiraan Skor
• 42 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.