Jakarta: Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pemerintah terus memperluas akses pasar bagi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di ritel modern dan menguasai pasar dalam negeri. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pelaku ritel modern untuk memperluas pemasaran produk lokal.
“Nah ini yang pengamanan pasar dalam negeri salah satunya ini. Jadi kita ingin pasar kita yang besar di dalam negeri ini diisi oleh produk-produk lokal. Kita tidak anti produk asing ya. Tetapi bagaimana produk lokal ini bisa berdampingan dengan produk asing," kata Mendag.
Sebanyak 11 produk UMKM binaan Kementerian Perdagangan kini dipasarkan di retail modern, metro departmen store. Peluncuran produk lokal ini disaksikan langsung oleh Mendag Budi Santoso.
Baca Juga :
Mendag Pastikan HET Minyakita Tetap Rp15.700/Liter"Dulu kita punya kebijakan bahwa retail modern harus menyerap 30 persen produk lokal. Tetapi kebijakan itu kita ubah. Kenapa? Kalau kalau kebijakan itu kesannya kita maksa retail ya. Jadi produk bagus nggak bagus harus diserap. Itu nggak baik menurut saya. Karena retail juga produknya harus berkualitas. Makanya kita ubah kebijakannya menjadi kemitraan," ujar Budi.
Baca Juga :
Perluasan Akses Pasar Dorong UMKM Naik Kelas"Kalau Ibu Angela tadi bilangnya kolaborasi. Nah kolaborasi ini seimbang antara retail modern dengan produk lokal. Artinya kalau mau masuk retail modern ya syaratnya produknya berkualitas," tambah Mendag. (Metro TV/Ajeng Putri Yuwono)




