Halal Expo Indonesia 2026, PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Indonesia pada Rabu resmi meluncurkan Halal Expo Indonesia di Jakarta, dengan target memperdalam kerja sama perdagangan dan investasi halal dalam kerangka Developing Eight (D-8) yang bertujuan meningkatkan perdagangan intra-blok hingga US$500 miliar pada 2030. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tampil sebagai salah satu representasi nyata ekosistem keuangan syariah inklusif Indonesia, melalui sesi HEI Talk bertajuk "Social Collateral, Real Impact: Rethinking Poverty Alleviation through Islamic Finance. 

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan dampak dari keuangan syariah yang diterapkan PNM di hadapan delegasi dari 9 negara anggota D-8  termasuk Bangladesh, Malaysia, Turki, Mesir, Nigeria, Pakistan, Iran, dan Azerbaijan. Menurutnya keuangan syariah yang dirancang dengan tepat mampu menjadi instrumen nyata pengentasan kemiskinan, bukan sekadar produk di atas rak.

Dari 16,1 juta nasabah Mekaar yang dilayani melalui 58 kantor cabang di 36 provinsi dan lebih dari 6.600 kecamatan, sebanyak 74% melaporkan peningkatan pendapatan setelah bergabung, 72% kini memiliki peran nyata dalam pengambilan keputusan rumah tangga, dan 90% merasakan dampak kemandirian finansial secara langsung. Sejak 2017, program ini berkontribusi terhadap kenaikan konsumsi rumah tangga nasional sebesar Rp55,81 triliun dan pertumbuhan ekspor pengusaha binaan PNM yang melampaui USD 3 miliar. 

Yang membuat model ini distinktif di mata forum internasional adalah inovasinya dalam menggantikan agunan fisik dengan social collateral ketika kelompok perempuan saling menjamin satu sama lain setiap minggu, akuntabilitas komunitas menggantikan tumpukan dokumen, sebuah mekanisme yang justru selaras dengan prinsip tanggung renteng dalam keuangan syariah.

Dodot menegaskan bahwa PNM tidak datang ke forum ini untuk memamerkan angka, melainkan untuk mengubah cara dunia memandang perempuan prasejahtera. 

"Enam belas juta perempuan tidak pernah meminta untuk diselamatkan. Mereka hanya ingin diberi ruang untuk bertumbuh dan tidak lagi dipandang sebelah mata. Ketika kepercayaan diberikan, mereka mampu mengubah kehidupan keluarga bahkan komunitasnya. Itulah hakikat pembiayaan ultra mikro berbasis syariah," ujarnya di hadapan para delegasi. 

Pernyataan tersebut merangkum filosofi PNM bahwa perempuan di desa-desa terpencil Indonesia yang tak pernah memiliki rekening bank bukan kelompok yang perlu diselamatkan, melainkan kelompok yang selama ini tak diberi kesempatan dan PNM hadir untuk membuka pintu itu, setiap minggu, di setiap sudut terpelosok di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembiayaan Melesat, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56% per Juni 2026
• 44 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Mentrans sebut kawasan transmigrasi RI tarik minat investor global
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Lokasi Penggeledahan Terkait Blackout Bertambah, Polri Geledah Ruko di Jaksel
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
KPK OTT Bupati Sukoharjo terkait Dugaan Pemerasan Para Perangkat Daerah
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo: Kadang-kadang Kita Tak Menghargai Prestasi Anak Buah Kita Sendiri
• 14 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.