Prabowo: Saya Berutang Banyak ke Rakyat NTB, Setia walau Berkali-kali Kalah Pilpres

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku berutang banyak kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) karena setia mendukungnya meski ia berkali-kali kalah dalam pemilihan presiden (pilpres).

Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).

"Saya sangat bangga bisa bertemu langsung dengan masyarakat NTB. Yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya. Walaupun berkali-kali kalah (Pilpres) tetapi NTB terus setia kepada saya. Rasanya saya masih utang banyak sama rakyat NTB itu. Tenang saja masih ada berapa tahun kita," ujar Prabowo.

Baca juga: Presiden Prabowo Resah Timnas Belum Bisa ke Piala Dunia: Sepak Bola Itu Kehormatan!

Lalu, Prabowo berterima kasih kepada Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang telah melaksanakan pembangunan bendungan selama bertahun-tahun.

Dia menekankan bahwa pembangunan suatu bangsa adalah pekerjaan yang besar, sekaligus merupakan perjuangan yang panjang.

"Pembangunan bangsa itu tidak satu tahun, tidak dua tahun. Belasan tahun, puluhan tahun," kata Prabowo.

"Apa pun, pembangunan seperti ini memerlukan waktu, memerlukan biaya, memerlukan sumber daya," imbuh dia.

Baca juga: Prabowo Tiba di Lombok untuk Resmikan Bendungan, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo resmikan bendungan

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto akan meresmikan 5 bendungan sekaligus pada Jumat (10/7/2026) hari ini.

Kelima bendungan yang dimaksud ialah Bendungan Meninting di Lombok, Keureuto dan Rukoh di Aceh, Jlantah di Jawa Tengah, dan Sidan di Bali.

"Bendungan Meninting dibangun untuk mengatasi ketimpangan air di Lombok, memperkuat ketahanan air dan pangan, serta mengantisipasi dampak perubahan iklim seperti El Niño dan IOD yang berpotensi memicu kemarau panjang," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan, Jumat.

Baca juga: Prabowo Bertolak ke NTB untuk Resmikan 5 Bendungan di Lombok hingga Aceh

"Dengan kapasitas ±9,91 juta m³ dan luas genangan ±46 ha, bendungan ini mengairi 1.559 ha lahan, menyediakan air baku, serta mendukung energi listrik ±10 MW dari PLTA dan PLTS terapung," sambung dia.

Menurut Prasetyo, keberadaan bendungan diproyeksikan meningkatkan indeks pertanaman dari 280 persen menjadi 300 persen, dengan tambahan produksi hingga 420 ribu ton gabah per musim tanam, serta nilai ekonomi mencapai sekitar Rp 4,6 triliun per tahun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lalu, bendungan juga berpotensi menjadi kawasan wisata air dan mendukung pasokan air bersih bagi sektor pariwisata di Lombok.

"Pemerintah menegaskan pembangunan infrastruktur sumber daya air akan terus dilanjutkan secara terukur dan terintegrasi untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, lingkungan, serta mitigasi bencana hidrometeorologi," kata Prasetyo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masih Berlanjut, Polisi Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel!
• 16 jam laludetik.com
thumb
Pos Indonesia Gandeng KPK Tingkatkan Tata Kelola dan Integritas Korporasi
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jateng Siap Perluas Pemanfaatan CNG dan B50 hingga ke Rumah Tangga
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Sejumlah Orang Diduga Jaksa Datangi Polda Metro Usai Penggeledahan, Ini Kata Kejagung
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.