Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku turut kehilangan atas wafatnya pengusaha sekaligus anggota DPR RI Rachmat Gobel. Pramono mengaku cukup dekat dengan almarhum dan rutin bertemu semasa hidupnya.
Pramono menyampaikan hal itu setelah melayat ke rumah duka Rachmat Gobel pada Jumat (10/7/2026) pagi.
Advertisement
"Saya tadi pagi sebelum memulai acara, saya memang sengaja untuk melayat ke Pak Rachmat Gobel. Saya mempunyai hubungan sangat pribadi. Mungkin saya termasuk yang dua minggu sekali selalu bertemu, termasuk beliau juga beberapa kali datang ke Balai Kota," kata Pramono.
Menurut Pramono, Rachmat Gobel merupakan sosok yang ramah dan memiliki kepedulian tinggi terhadap orang lain sehingga kepergiannya menjadi kehilangan bagi banyak pihak.
"Orangnya adalah yang sangat ramah, care dengan orang lain, orang baik banget. Dan tentunya kita semua kehilangan orang yang selama ini menjadi perekat bagi banyak kelompok di dalam dunia politik," ujarnya.
Pramono juga mengenang peran Rachmat Gobel dalam membangun hubungan Indonesia dengan Jepang. Ia mengatakan pernah beberapa kali bekerja sama dengan almarhum ketika menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.
"Pak Rachmat Gobel mempunyai keistimewaan, terutama hubungan dengan Jepang. Jadi ketika saya menjadi Sekretaris Kabinet, beliau termasuk yang kemudian membangun hubungan yang baik dengan komunitas di Jepang, dan itu saling memberikan manfaat dan keuntungan," katanya.
Di akhir keterangannya, Pramono menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Secara khusus saya kehilangan, dan saya mendoakan mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang terbaik," ucapnya.




