VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut penuh percaya diri persaingan di Piala AFF 2026. Meski mengakui Vietnam datang dengan persiapan yang lebih matang, ia menegaskan skuad Garuda siap menghadapi tantangan tersebut.
Pertemuan Indonesia dan Vietnam diperkirakan menjadi salah satu laga paling krusial di Grup A. Hasil pertandingan itu berpotensi menentukan langkah kedua tim dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Herdman menilai Vietnam tetap menjadi salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara. Menurutnya, kontinuitas pelatih dan waktu persiapan yang lebih panjang membuat The Golden Star Warriors memiliki keuntungan tersendiri.
Ia menjelaskan bahwa Vietnam telah memulai pemusatan latihan sejak 22 Juni 2026. Dengan waktu yang lebih panjang, lawan Indonesia itu dinilai memiliki kesempatan lebih besar untuk menyempurnakan strategi dan membangun kekompakan tim.
- Kitagaruda.id
Meski begitu, Herdman tidak melihat kondisi tersebut sebagai alasan untuk merasa inferior. Sebaliknya, ia justru ingin menjadikan laga kontra Vietnam sebagai tolok ukur perkembangan Timnas Indonesia.
"Mereka sudah bersama lama, punya pelatih yang juga lama. Mereka tahu bagaimana untuk menang," ujar Herdman di Bali United Training Center, Jumat (10/7/2026).
"Kami sangat tertarik, ini akan menjadi lawan yang bagus untuk menguji kemampuan tim," tambahnya.
Selain Vietnam, Herdman juga mengaku berharap Timnas Indonesia kembali berjumpa Malaysia dalam waktu dekat. Baginya, duel melawan Harimau Malaya selalu memiliki nilai tersendiri dan menjadi tantangan yang menarik.
"Tapi kami juga ingin menantang Malaysia, kapan pun Indonesia dapat kesempatan melawan Malaysia," kata Herdman.
- Kitagaruda.id
Sementara itu, bek Timnas Indonesia Rizky Ridho menilai perkembangan tim mulai terlihat setelah hampir sepekan menjalani pemusatan latihan di Bali. Ia menyebut para pemain semakin memahami pola permainan yang diinginkan tim pelatih.
Ridho juga mengakui Vietnam merupakan salah satu lawan terberat di Grup A. Namun, ia optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing selama seluruh pemain menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin.
"Di Grup A tidak mudah tapi kami berusaha tampil terbaik dengan mengikuti arahan pelatih, dan kami akan berusaha," ujar bek Persija Jakarta tersebut.





