LPG 3 Kg Kabupaten Kediri Dipastikan Aman hingga Akhir 2026, Kuota Capai 55.560 MT

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram sepanjang tahun 2026 dalam kondisi aman. Kuota yang dialokasikan Pertamina mencapai 55.560 metrik ton (MT) dan dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaninsih, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan maupun pengecer untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mencegah terjadinya kelangkaan.

“Kita yakin kuota dari Pertamina terkait gas tiga kilogram sangat memadai dengan jumlah tersebut. Pastinya konsumennya jelas dan peruntukannya tepat sasaran. Tidak untuk keluarga ASN, tidak untuk kebutuhan diesel pengairan, tidak untuk restoran, rumah makan besar dan cafe. Yang utama konsumen tiga kilogram untuk warga kurang mampu,” katanya.

LPG Subsidi Hanya untuk Masyarakat Berhak

Tutik menegaskan LPG subsidi 3 kilogram diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu sesuai ketentuan pemerintah.

Karena itu, penggunaannya tidak diperbolehkan untuk keluarga aparatur sipil negara (ASN), restoran, rumah makan besar, kafe, maupun kebutuhan mesin diesel pengairan.

Menurutnya, dengan kuota yang tersedia, kebutuhan LPG subsidi di Kabupaten Kediri dipastikan dapat terpenuhi hingga akhir tahun, termasuk saat terjadi peningkatan konsumsi pada bulan Suro atau Muharram.

Distribusi di Wilayah Barat Sungai Brantas Terpantau Lancar

Analis Disdagin Kabupaten Kediri, Choirrulnikmah, menambahkan pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap distribusi LPG di wilayah barat Sungai Brantas yang selama ini dinilai memiliki tingkat kebutuhan cukup tinggi, terutama untuk sektor pertanian.

Namun berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masyarakat maupun pedagang tidak mengalami kendala memperoleh LPG subsidi.

“Biasanya kan wilayah Barat Sungai itu yang rawan ya, karena mereka banyak menggunakan untuk pengairan karena di sana pengairannya lebih mengandalkan air hujan. Tapi alhamdulillah kemarin kita pantau ke warung-warung, kami tanya warung-warung tidak mengalami kesulitan untuk mencari LPG,” jelasnya.

Disdagin Minta Distribusi Tetap Berjalan Saat Hari Libur

Untuk menjaga ketersediaan pasokan, Disdagin Kabupaten Kediri sejak awal tahun telah mengirimkan surat kepada Pertamina agar distribusi LPG tetap dilakukan selama hari libur nasional maupun cuti bersama.

Langkah tersebut diambil agar stok di agen maupun pangkalan tetap tersedia sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh LPG subsidi.

Selain itu, penggunaan LPG untuk mesin diesel pengairan juga mulai berkurang karena banyak kelompok tani telah menerima bantuan pompa irigasi sehingga tidak lagi bergantung pada mesin diesel berbahan bakar LPG.

“Sekarang petani, sudah banyak kelompok tani yang mendapat bantuan untuk pengairan. Jadi sudah meminimalisir penggunaan diesel, termasuk penggunaan LPG untuk diesel mereka,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya sehingga distribusi tetap tepat sasaran dan kebutuhan rumah tangga kurang mampu dapat terpenuhi hingga akhir tahun 2026. [nm/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruko Digeledah Polisi di Cipete Berjarak 1 Km dari Resto "deClan", Lokasi Brankas Rp 60 Miliar
• 19 jam lalukompas.com
thumb
[FULL] Ratusan Miliar Disita Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Kejar Siapa? | ROSI
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Perkuat Akselerasi Bisnis Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih Pengakuan FinanceAsia 2026
• 50 menit laludisway.id
thumb
Tambah Armada Ride Hailing, POJ & TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Almarhum Akan Dimakamkan di Gorontalo
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.