TABLOIDBINTANG.COM - Choky Sitohang akhirnya buka suara soal pertanyaan yang selama bertahun-tahun membuat publik penasaran: benarkah acara pencarian jodoh Take Me Out Indonesia merupakan tayangan yang sudah diatur alias settingan?
Hal itu diungkapkan Choky saat berbincang dengan Gofar Hilman di podcast HAS Creative. Gofar secara blak-blakan melontarkan pertanyaan yang selama ini ramai dibahas netizen.
"Take Me Out tuh settingan enggak sih?" tanya Gofar.
Mendengar pertanyaan tersebut, Choky langsung tertawa. Ia kemudian meminta Gofar menjelaskan lebih dulu apa yang dimaksud dengan istilah "settingan".
Saat Gofar memperjelas maksudnya, yakni apakah pemenang sudah ditentukan sejak awal, Choky langsung membantah.
"Enggak, enggak diketahui," jawab Choky.
Namun ketika ditanya apakah pasangan yang terbentuk benar-benar melanjutkan hubungan hingga berkencan di dunia nyata, Choky memberikan jawaban yang lebih diplomatis.
"Relatif," katanya.
Reality Show Tak Pernah Sepenuhnya Spontan
Menurut Choky, banyak orang keliru memahami konsep reality show. Ia menjelaskan bahwa program semacam itu memang dibuat agar terlihat alami, tetapi seluruh proses produksi tetap dipersiapkan secara matang.
"Definisikan dulu 'settingan'. Bukankah itu kategorinya reality show? Saya selalu percaya terminologi dunia siaran, ketika disebut reality show, sebenarnya di balik itu ada unsur 'unreal'," ujar Choky.
Gofar pun menimpali bahwa tetap ada naskah atau arahan dalam proses produksinya.
Choky mengamini hal tersebut. Menurutnya, televisi tidak pernah membiarkan sebuah acara berjalan sepenuhnya tanpa persiapan.
"Harus ada. Jadi bukan polosan. Cara kerja kami di televisi nasional adalah segala sesuatu mesti dipersiapkan. Jadi bukan serta-merta diatur, tapi dipersiapkan," jelasnya.
Ia kemudian memberikan contoh proses di balik layar. Peserta pria biasanya sudah mengetahui siapa saja perempuan yang akan tampil di episode tersebut karena sebelumnya telah menyaksikan tayangan Take Me Out.
Bahkan, ada peserta yang sejak awal berharap bisa dipasangkan dengan salah satu perempuan tertentu apabila masih bertahan di acara.
Di sisi lain, peserta perempuan justru tidak diberi tahu siapa pria yang akan datang.
Hal itu dilakukan agar reaksi terkejut dan ekspresi spontan mereka saat pertama kali melihat peserta pria benar-benar alami dan bisa ditangkap kamera.
Dalam kesempatan yang sama, Choky juga mengungkap fakta menarik lainnya. Selama menjadi host Take Me Out, ia ternyata ikut terlibat dalam proses kreatif program dari awal hingga akhir.
Bahkan, jargon ikonik yang begitu melekat dengan acara tersebut ternyata lahir dari idenya sendiri.
"Tunjukkan pesonamu, itu dari saya," ungkap Choky.
Pengakuan tersebut sekaligus menjawab rasa penasaran publik mengenai proses produksi Take Me Out.
Choky menegaskan bahwa tidak ada pemenang yang sudah ditentukan sejak awal, tetapi sebagai sebuah reality show, setiap adegan tetap dipersiapkan agar menghasilkan tayangan yang menarik tanpa menghilangkan unsur spontan para pesertanya.




