Rembesan-rembesan di Kolam Lumpur Lapindo Picu Kepanikan Warga

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

Rembesan-rembesan material lumpur bermunculan pada titik-titik kolam penampungan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Hal itu memicu kekhawatiran masyarakat. Investigasi untuk mengindentifikasi penyebab rembesan tengah dilakukan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur Sabino Mariano mengatakan telah menerima laporan masyarakat terkait kondisi tanggul di kolam penampungan lumpur Lapindo. Laporan terbaru diterima Jumat ((10/7/2026) pukul 13.32 WIB.

Warga menginformasikan bahwa tanggul di Desa Siring Kecamatan Porong dalam kondisi kritis. Posisi lumpur hampir mendekati permukaan tanggul sehingga rawan meluber. Selain itu terdapat rembesan-rembesan lumpur pada beberapa titik tanggul yang dikhawatirkan mengalir ke jalur kereta api di bawah tanggul.

Menindaklanjuti laporan itu personel BPBD Sidoarjo langsung turun ke lokasi pada pukul 14.30 WIB. Informasi sementara menyatakan bahwa material lumpur yang merembes merupakan dampak dari aktivitas pengerukan menggunakan alat berat di kolam.

Baca JugaElegi Dua Dekade Semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo

BPBD Sidoarjo sudah berkoordinasi dengan tim lapangan dari PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo) Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, kondisi tanggul lumpur saat ini dalam pantauan dan pengendalian PPLS.

Aktivitas pengerukan material lumpur merupakan bagian dari pekerjaan pemeliharaan dan penguatan tanggul. Saat ini, tengah berlangsung pekerjaan penambahan tinggi tanggul sekitar 1,5 meter untuk meningkatkan daya tampung kolam.  

Masyarakat tidak perlu khawatir apalagi panik. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan kondisi tanggul lumpur di Porong dalam kategori aman.

Munculnya rembesan-rembesan material lumpur Lapindo di kolam atau waduk penampungan banyak dilaporkan oleh warga sejak 2 bulan belakangan ini. Kepala Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Darwis Daraba mengatakan terkait rembesan-rembesan yang terjadi pada tanggul waduk lumpur, pihaknya masih melakukan investigasi.

Investigasi itu untuk mengidentifikasi penyebab rembesan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat dan sesuai dengan standar teknis. Selama proses investigasi berlangsung, pihaknya berjanji pemantauan kondisi tanggul terus dilakukan secara intensif guna memastikan stabilitas tanggul tetap terjaga.

Baca JugaDua Dekade Lumpur Sidoarjo, Urgensi Pembaruan Hukum Lingkungan

Pernyataan Darwis itu diunggah di laman resmi PPLS pada 7 Juli 2026. Darwis menambahkan pihaknya memerlukan berbagai masukan untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga serta memastikan seluruh program penanganan lumpur berjalan lebih efektif dan tepat waktu.

PPLS terus melakukan upaya mitigasi risiko guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan terdampak.

Sebelumnya pada Jumat (3/7/2026) Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) untuk memastikan kondisi tanggul waduk lumpur tetap aman.

Arnold menekankan pentingnya penyusunan kajian teknis yang komprehensif mengenai umur keamanan tanggul sebagai dasar pengambilan langkah strategis yang berkelanjutan dalam pengelolaan lumpur pada masa yang akan datang.

Ia juga meminta agar upaya menjaga keamanan tanggul terus dievaluasi dan diperkuat berdasarkan hasil kajian teknis. Selain itu mengingatkan agar seluruh tim PPLS menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan mengedepankan semangat bekerja cerdas, cepat, serta ikhlas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca JugaLapindo Belum Melunasi Utang

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program PEKA Wujud Beyond Protection BPJS Ketenagakerjaan Bagi Ahli Waris Penerima Manfaat
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Airlangga Sebut Program B50 Hemat Devisa hingga USD177 Miliar
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK Duga Rumah Jampidsus di Sentul Atas Nama Orang Lain
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
MKD DPR Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Awasi Etika Anggota dan Cegah Penyalahgunaan Pelat Khusus
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Surya Paloh Berduka Rachmat Gobel Wafat: Kepulangan Beliau Mendadak
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.