HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Istri Menteri Kesehatan, Ida Rachmawati, mengaku terkesan dengan budaya dan produk unggulan Sulawesi Selatan saat menghadiri peringatan HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat, 10 Juli.
Pada kesempatan tersebut, Ida tampil mengenakan baju bodo berwarna oranye. Ia berkeliling mengunjungi berbagai stan kabupaten dan kota, termasuk stan Kabupaten Tana Toraja yang menampilkan kain tenun khas serta miniatur tongkonan.
Ida mengatakan, dirinya telah beberapa kali berkunjung ke Makassar dan selalu tertarik dengan kekayaan warna serta busana tradisional daerah tersebut.
“Saya sudah beberapa kali ke Makassar, warnanya colorfull ya. Buat ibu-ibu jadi lebih cerah begitu. Termasuk saya pakai juga ini khas Makassar ya,” katanya.
Ia mengaku nyaman mengenakan baju bodo karena desainnya yang longgar sehingga memudahkan aktivitas.
“Tidak pernah bosan pakai baju Makassar soalnya inikan longgar-longgar jadi buat ibu-ibu bebas,” ujarnya.
Selain mengapresiasi busana tradisional, Ida juga menilai produk UMKM Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional. Menurutnya, beragam produk, mulai dari kain tenun hingga kuliner khas, layak terus dikembangkan dengan sentuhan desain yang lebih modern.
“Menurut saya UMKM Indonesia sangat luar biasa, produk dalam negeri terutama di Makassar. Saya lihat variasinya banyak. Kita bisa gunakan kain Makassar dengan lebih modern,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda, tampil anggun mengenakan baju bodo berwarna merah muda dengan rambut disanggul. Kehadirannya disambut tarian Gandrang Bulo sebelum memasuki panggung utama.
Dalam sambutannya, Selvi memuji penampilan para peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
“Siang hari ini kita tampil warna-warni, ciri khas Makassar gonjerang-ganjreng ya, luar biasa perhiasannya. Semua tampil cantik dan memukau siang ini. Orang Makassar bilang cantikna ngaseng,” katanya.
Selvi juga mengungkapkan kekagumannya terhadap Kota Makassar yang dinilainya selalu memiliki daya tarik, baik dari sisi destinasi wisata maupun kekayaan kulinernya.
“Ini kita kali kedua, Makassar selalu menarik perhatian, selain wisata banyak, pasti kulinernya,” ujarnya.
Acara pembukaan HUT ke-46 Dekranas ditandai dengan pemotongan tumpeng di atas miniatur kapal pinisi oleh Selvi Ananda. Peringatan tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan Perajin Dunia.”
Perhelatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina yang mengenakan baju bodo bernuansa hijau, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dengan baju bodo merah, serta Ketua Harian TP PKK Tri Tito Karnavian yang mengenakan baju bodo berwarna oranye.
Selain baju bodo, para peserta dari berbagai provinsi juga mengenakan pakaian adat daerah masing-masing, seperti Tingkuluak dari Sumatera Barat, kebaya dari Jawa, hingga baju kurung khas Papua. Penampilan semakin semarak dengan pertunjukan tari dari UKM Seni Tari Universitas Hasanuddin yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara. (uca)





