VIVA – Kepindahan Sandy Walsh ke Persib Bandung ternyata bukan proses yang terjadi dalam waktu singkat. Bek Timnas Indonesia itu mengungkapkan bahwa komunikasi untuk bergabung dengan Maung Bandung sudah dimulai sejak tiga tahun lalu, ketika Bojan Hodak pertama kali menghubunginya.
Namun, baru pada musim 2026/2027 transfer tersebut akhirnya benar-benar terwujud. Kini, Sandy resmi menjadi bagian dari Persib dan siap memperkuat lini pertahanan Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi domestik maupun Asia.
Pemain berdarah Surabaya itu mengaku sangat antusias karena penantian panjangnya akhirnya berakhir. Baginya, kesempatan mengenakan jersey Persib menjadi momen yang sudah lama dinantikan.
"Bagaimanapun juga kita berjuang untuk emblem di depan, bukan nomor di belakang. Saya senang akhirnya bisa bergabung PERSIB setelah tiga tahun lalu Coach Bojan (Hodak) menghubungi saya," ujar Sandy dikutip dari situs resmi Persib.
- Instagram @liga1match
Selain mengungkap cerita di balik proses kepindahannya, Sandy juga menjelaskan alasan memilih nomor punggung 6 bersama Persib. Angka tersebut ternyata memiliki makna yang sangat personal dan berkaitan dengan keluarganya.
Sandy mengaku keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan sang istri, Aislinn Konig, yang merupakan pebasket Tim Nasional Kanada. Saat ini, Aislinn tengah mengandung anak pertama mereka.
"Saya biasa menggunakan nomor punggung 5, istri saya nomor punggungnya 1. Karena istri sedang hamil, 5 plus 1, jadilah saya memilih 6," terang Sandy.
Nomor 6 sebelumnya dikenakan Robi Darwis yang kini sudah tidak lagi menjadi bagian dari Persib. Meski memiliki makna khusus, Sandy menegaskan nomor punggung bukanlah hal yang paling penting baginya.
Bek berusia 31 tahun itu lebih memilih fokus memberikan kontribusi maksimal untuk Persib. Menurutnya, yang paling utama adalah memperjuangkan lambang klub di dada, bukan angka yang tertera di punggung jersey. (fan)





