Madiun (beritajatim.com) – Jenazah pentolan Bonek, Andie Kristiantono atau yang akrab disapa Andie Peci, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelapa Sari, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jumat (10/7/2026) malam.
Lokasi pemakaman hanya sekitar 300 meter dari rumah duka di Jalan Tanjung Manis. Di tempat itu, Andie dimakamkan berdampingan dengan makam ayahnya, Siran, yang telah lebih dahulu meninggal dunia sekitar dua tahun lalu.
Jenazah tiba di rumah duka menggunakan ambulans sekitar pukul 18.10 WIB dan langsung disambut isak tangis keluarga serta ratusan pelayat yang telah menunggu sejak sore. Usai disalatkan, jenazah diberangkatkan menuju pemakaman dengan berjalan kaki.
Seorang tetangga sekaligus pelayat, Tio, mengatakan keluarga memang telah menyiapkan liang lahat di samping makam sang ayah.
“Ayahnya Mas Andie meninggal lebih dari dua tahun lalu. Belum lama ini juga baru diperingati 1.000 harinya. Sekarang Mas Andie dimakamkan berdampingan dengan beliau,” ujarnya.
Di mata warga sekitar, Andie dikenal sebagai sosok yang ramah dan pekerja keras. Meski merantau dan menetap di Surabaya, ia rutin pulang ke Madiun untuk menemui ibunya, Tutiani, serta berkumpul bersama keluarga.
Menurut Tio, Andie merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Adik perempuannya telah meninggal dunia, sedangkan adik laki-lakinya masih tinggal di Kota Madiun.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, Andie sempat menjalani perawatan di RSUD dr. Soedono Madiun saat pulang ke kampung halaman. Kondisinya sempat membaik hingga kembali ke Surabaya untuk beraktivitas. Namun, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Kepergian Andie meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga sahabat dan rekan-rekannya yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, terbuka, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. (rbr/kun)




