Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapatkan sambutan yang tidak biasa saat melakukan kunjungan kerja ke Turki. Di sana, Trump disambut dengan karpet biru, bukan karpet merah yang lazim digunakan saat menyambut tamu kenegaraan.
Dalam momen tersebut, seperti dilansir Gulf News, Jumat (10/7/2026), Trump disambut langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Kedua pemimpin kemudian berjalan berdampingan di atas karpet berwarna biru atau toska selama seremoni penyambutan resmi digelar di kompleks kepresidenan Turki.
Penggunaan karpet biru ini tergolong tidak biasa. Sebab, penyambutan tradisional untuk tamu penting, terutama kepala negara dan pejabat tinggi yang berkunjung ke suatu negara, umumnya menggunakan karpet merah.
Reaksi Warganet
Penggunaan karpet biru yang tidak biasa itu langsung memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet yang bertanya-tanya apakah Turki sedang mengirimkan pesan diplomatik tertentu atau memberikan sambutan khusus untuk Trump.
"Presiden Trump saat tiba di Ankara, Turki, disambut karpet berwarna toska. Saya cukup yakin kepala negara lainnya tidak disambut seperti ini. Jika Anda belum menyadarinya, Trump bukan sekadar pemimpin dunia biasa," tulis pengguna media sosial X dengan akun @PaulGoldEagle.
(isa/aik)





