HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama istri Wakil Presiden RI sekaligus Pelindung Tim Penggerak PKK, Selvi Gibran Rakabuming, melakukan kunjungan penting ke kawasan pesisir Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, pada Jumat (10/7/2026). Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan UMKM perempuan dan Sekolah Pesisir yang fokus pada pembinaan kualitas produk serta pendidikan anak-anak.
Dalam kesempatan itu, Melinda Aksa memperkenalkan program UMKM Perempuan Pesisir yang bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga lewat produk-produk lokal bernilai ekonomi tinggi. Berbagai hasil produksi seperti abon ikan asap, kue kering, roti, serta kerajinan berbahan limbah ikan menjadi bukti nyata kreativitas dan inovasi warga pesisir.
“Harapan kami semakin banyak anak-anak dan ibu-ibu di kawasan pesisir yang mendapatkan pembinaan UMKM agar masyarakat semakin produktif dan kualitas produk-produk UMKM Kota Makassar terus meningkat,” jelas Melinda.
Melinda menegaskan bahwa TP PKK Kota Makassar akan terus memperluas pembinaan, pendampingan, hingga promosi bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain fokus pada ekonomi, pemberdayaan masyarakat pesisir juga menyentuh sektor pendidikan melalui Sekolah Pesisir Paotere. Program ini memberikan pendampingan belajar bagi anak-anak setelah jam sekolah dengan peran aktif para perempuan pesisir sebagai pendamping belajar. Tujuannya adalah mengembangkan karakter, meningkatkan semangat belajar, dan mendorong anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.
“Program ini menjadi wujud kepedulian perempuan pesisir dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi generasi muda,” kata Melinda saat menjelaskan program tersebut kepada Selvi Gibran.
Nurung, Ketua UMKM Perempuan Pesisir Paotere sekaligus Pendiri Sekolah Pesisir Paotere, mengungkapkan bahwa masyarakat pesisir kini rutin menerima pelatihan dan pendampingan dari TP PKK Kota Makassar maupun TP PKK Kecamatan setiap bulan. Menurutnya, pembinaan tersebut telah mendorong lahirnya berbagai inovasi usaha berbasis potensi lokal.
Pendidikan PesisirSelvi Gibran meninjau langsung berbagai produk unggulan hasil karya warga pesisir, mulai dari kerajinan berbahan kulit dan sisik ikan hingga aneka kuliner khas. Ia juga berdialog dengan para pelaku UMKM dan pengelola Sekolah Pesisir mengenai pengembangan usaha serta pemberdayaan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kreativitas masyarakat Paotere yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi,” pungkas Selvi.
Lebih lanjut, ia berpesan agar kualitas produk UMKM terus ditingkatkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong agar pendidikan anak-anak di kawasan pesisir semakin maju.
Kunci KeberhasilanKegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Asisten Satu Kota Makassar Irwan Bangsawan, Kasatpol PP Kota Makassar Hasanuddin, Camat Ujung Tanah Andi Unru, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Tanah Andi Hani Unru, serta Kabid Ops Damkar Kota Makassar Andi Muhammad Cakrawala. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah dalam memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir.
Nurung menjelaskan bahwa para ibu di Paotere memanfaatkan kulit dan sisik ikan menjadi kerajinan tangan seperti bunga hias dan gantungan kunci. Selain itu, mereka juga mengembangkan produk kuliner khas seperti nasi cempa, ikan asin masak Mandar, sambal tuna berbahan ikan asap, serta berbagai olahan lain yang terus dikembangkan sesuai potensi lokal.
Melalui kolaborasi aktif antara TP PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat, program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan di Paotere diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih berdaya sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga di kawasan pesisir.





