Korban Hilang di Perairan Banyuasin Ditemukan, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANYUASIN - Jasad seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang di Perairan Tungkal, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin ditemukan Tim SAR Gabungan.

Korban berinisial IN (26), seorang buruh asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

BACA JUGA: Diduga Diterkam Buaya Saat Perbaiki Kapal Jukung, Ipan Mendadak Hilang

IN ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan pintu air Ropi PT Stal, pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengungkapkan, jenazah korban akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

BACA JUGA: Polisi Tangkap 4 Pelajar Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Palembang

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban diduga meninggal dunia akibat serangan buaya," ungkap Nandang, Jumat (10/7/2026).

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendalaman melalui pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

BACA JUGA: Cetak Founder Berkualitas, DSC Siapkan Dana Hibah Rp2,5 Miliar, Buruan Daftar!

"Hingga saat ini, tidak ditemukan indikasi adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut," ujar Nandang.

Nandang juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Polda Sumsel bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan telah berupaya maksimal dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan," sampai Nandang.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan perairan yang diketahui menjadi habitat satwa liar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan, khususnya di kawasan yang memiliki potensi keberadaan satwa liar," seru Nandang.

Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.(mcr35/jpnn) 


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DIPANTAU! Polisi Jaga Ketat Barang Bukti Emas Batangan dan Uang Asing, Hasil Usut 3 Kasus Korupsi
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Terungkap, Penyebab Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi Besar Dilimpahkan ke Kejagung
• 31 menit lalutvonenews.com
thumb
Tanda Kamu Sedang Mengalami Digital Fatigue
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
PSSI Dukung 2 Tim Indonesia yang Akan Bermain di Gothia Cup 2026, Diwakili Akademi Persib dan Putri Tangsel City
• 21 jam lalubola.com
thumb
Indomaret Run 2026 Hadir, Beli Tiket di BRImo Bisa Dapat Diskon Rp25 Ribu
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.