VIVA –Timnas Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menundukkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Los Angeles Stadium, Amerika Serikat, Sabtu 11 Juli 2026 dini hari WIB.
Kemenangan La Furia Roja ditentukan lewat gol Fabian Ruiz dan Mikel Merino. Belgia sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol Charles De Ketelaere, namun gagal menghindari kekalahan setelah kebobolan pada menit-menit akhir.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan. Tim asuhan Luis de la Fuente mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Belgia.
Peluang pertama hadir melalui Lamine Yamal yang menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Belgia sempat membalas lewat pergerakan Jeremy Doku yang mengirim umpan kepada Charles De Ketelaere. Namun penyelesaian akhirnya masih mampu diblok lini belakang Spanyol.
- ETIENNE LAURENT / AFP
Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30. Berawal dari kerja sama apik di sisi kanan, Dani Olmo melepaskan tembakan yang ditepis Thibaut Courtois. Bola muntah langsung disambar Fabian Ruiz untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Tak lama kemudian, Lamine Yamal memperoleh kesempatan lewat tendangan bebas di depan kotak penalti. Namun Courtois kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan ancaman tersebut.
Belgia yang terus berada di bawah tekanan akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Kevin De Bruyne mengirim umpan kepada Timothy Castagne yang kemudian melepaskan crossing akurat ke depan gawang. Charles De Ketelaere berhasil menyambutnya dengan sundulan tajam yang tak mampu dihentikan Unai Simon. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali tampil dominan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk membongkar pertahanan Belgia yang bermain semakin rapat.
Lamine Yamal beberapa kali merepotkan lini belakang lawan melalui akselerasi dan umpan-umpan berbahaya. Sementara Belgia lebih banyak mengandalkan serangan balik yang kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Situasi berubah pada menit ke-71 ketika Belgia kehilangan penjaga gawang utamanya. Thibaut Courtois terpaksa ditarik keluar akibat mengalami cedera dan posisinya digantikan Senne Lammens.





