Proses Hukum di Polri Bikin Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri Jampidsus

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Sabtu (11/7) menerima permohonan pengunduran diri Febri Adriansyah dari posisi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Hal demikian seperti disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, Sabtu ini.

BACA JUGA: Info KPK soal Rumah Jampidsus di Sentul, Oalah

"Bapak Jaksa Agung telah menerima pengunduran diri Bapak Febri Adriansyah," kata dia, Sabtu.

Anang menuturkan keputusan pengunduran diri Febrie menjadi komitmen nyata kejaksaan menjaga objektivitas dan netralitas proses penegakan hukum. 

BACA JUGA: Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Sudah Tahu

Terlebih lagi, belakangan ada proses hukum yang dilakukan oleh penyidik Polri dalam tiga perkara korupsi, yakni tata kelola batu bara yang memicu pemadaman listrik, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel.

"Bentuk komitmen untuk menjaga integritas, obyektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Polri," lanjut Anang.

BACA JUGA: Terpukau Kerja Kortas Tipidkor, Reza Indragiri Singgung Penguntitan Jampidsus

Kejagung, kata dia, sangat menghormati langkah yang diambil oleh Febri yang memohon mundur dari Jampidsus. 

Anang memastikan mundurnya Febri dari posisi Jambidsus tidak akan mengganggu kinerja internal Kejagung.

"Seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jampidsus dapat berjalan dengan normal dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," katanya.

Sebelumnya, Febrie mengaku tak paham dengan narasi yang mengaitkan dirinya dengan proses hukum Polri dalam perkara tata kelola batu bara yang memicu pemadaman listrik atau blackout. 

Pernyataan demikian disampaikan Febrie menjawab pertanyaan wartawan soal penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara belakangan santer dikaitkan dengan nama eks Kepala Kejati Jakarta itu.

"Pertama blackout, saya juga tidak paham ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggulah proses bagaimana rekan-rekan penyidik nanti menyampaikan apa masalahnya keterkaitan blackout tersebut, perkaranya perkara apa," kata Febrie di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat (10/7).

Febrie juga mengaku tidak punya keterkaitan dengan Kafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.

Hal demikian dikatakan dia saat menjawab pertanyaan awak media soal kemungkinan memiliki Kafe de’Clan Signature di Cipete.

"Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis yang apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Cipete, ya," kata dia di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Jumat (10/7).

Sebelumnya, penyidik Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah Kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Polisi menggeledah tempat itu sebagai tindak lanjut pengusutan tiga kasus korupsi tata kelola batu bara yang memicu pemadaman listrik, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel.

Dalam penggeledahan di Kafe de’Clan Signature, Cipete, polisi menyita total uang senilai Rp67,2 miliar dalam bentuk USD dan SGD.

Uang ditemukan di dalam sebuah brankas tersembunyi di balik sebuah lemari pajangan yang bisa dibuka dengan cara didorong.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah dokumen serta tiga orang pegawai yang dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan.(ast/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jusuf Kalla Kenang Rahmat Gobel sebagai Sosok Baik, Ramah, dan Berjasa
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Lantik 71 Kepala Sekolah, Bupati Masinton Pasaribu Tekankan Inovasi dan Berintegritas
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono minta seluruh Wali Kota lakukan pendekatan untuk cegah tawuran
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Bendungan Meninting di Lombok Barat: Solusi Kekeringan dan Penggerak Ekonomi Baru
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pasukan Nigeria Tewaskan 300 Teroris di Wilayah Utara dalam Sepekan
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.