MenPAN-RB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN di Hari Pertama Anak Sekolah

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak pada hari pertama sekolah. Imbauan ini tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/257/M.KT.02/2026 yang diterbitkan Menteri PANRB Rini Widyantini pada Jumat (10/7/2026), dalam rangka mendukung penguatan ketahanan keluarga dan peran keluarga bagi pegawai ASN.

Melalui surat tersebut, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi pemerintah diminta memberikan kesempatan kepada ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah, dengan mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah.

"Penerapan fleksibilitas kerja ini tidak boleh mengurangi kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. Justru sebaliknya, kita harapkan melalui kebijakan ini ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan," kata Rini dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: KPTDP Bahas Percepatan Digitalisasi Birokrasi Bersama Tony Blair

Dia berharap, melalui pengaturan fleksibilitas kerja yang baik, ASN sebagai orang tua dapat mendampingi anak di hari pertama sekolah tanpa mengurangi profesionalisme, produktivitas, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Imbauan ini juga sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026, sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045 dan upaya mengatasi fenomena fatherless dengan memperkuat peran orang tua, khususnya ayah, dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

"Kehadiran orang tua dalam tumbuh kembang anak bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar penting yang memiliki dampak mendalam dan jangka panjang. Gerakan ini merupakan langkah sederhana, namun dapat membawa dampak psikologis untuk mendekatkan kehadiran orang tua, terutama ayah, kepada anak," pungkas Rini.




(akd/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Spanyol Vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ini Link Live Streaming, Cara Nonton Gratis dan Prediksinya
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Di balik Kata Mati Rasa: Mengenali Emotional Shutdown Sebelum Terlambat
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Terbukti Lakukan Penistaan Agama, Dedi Saputra Divonis Dua Tahun Penjara
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Romelu Lukaku Pede Belgia Jegal Spanyol, Ini Alasannya
• 23 jam laluharianfajar
thumb
DPR Soroti Langkah Pemda yang Potong Gaji ASN untuk Hindari PHK
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.