KEK Industropolis Batang Perluas Peluang Investasi Global di Rusia

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Yekaterinburg, Rusia: PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperluas peluang investasi global melalui penjajakan kemitraan strategis dengan pelaku industri internasional.

Langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan momentum partisipasi perdana Indonesia sebagai Partner Country pada International Industrial Trade Fair INNOPROM 2026 yang berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Yekaterinburg, Rusia.

Melalui ajang tersebut, KEK Industropolis Batang mempromosikan potensi investasi pada sektor kendaraan listrik, otomotif, energi hijau, elektronik, advanced manufacturing, serta digital dan komunikasi.

Keikutsertaan dalam INNOPROM 2026 menjadi momentum bagi KEK Industropolis Batang untuk memperkuat posisinya sebagai kawasan industri masa depan yang mengusung konsep smart, green, and integrated industrial township.

Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country untuk pertama kalinya dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi kawasan kepada pelaku industri global sekaligus membuka peluang kolaborasi yang mendukung pengembangan industri nasional.

KEK Industropolis Batang hadir di Paviliun Indonesia, Hall 4 Booth 4B1, bersama Kawasan Industri Wiraraja, Kawasan Industri Bintan, dan Kawasan Industri Kendal di bawah koordinasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Himpunan Kawasan Industri (HKI).

Keikutsertaan tersebut juga merupakan tindak lanjut nota kesepahaman hasil pertemuan bilateral Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada April 2025, serta nota kesepahaman antara Kementerian Perindustrian dan pihak Rusia di Moskow pada Desember 2025.
 

Baca Juga :

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global
  Bidik kemitraan di 6 sektor prioritas
Kepala Departemen Marketing Strategy KEK Industropolis Batang Rachmat Priyatna mengatakan partisipasi pada INNOPROM 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kawasan sebagai destinasi investasi industri yang siap mendukung kebutuhan manufaktur global.

"Partisipasi kami di INNOPROM 2026 bukan sekadar hadir di pameran, melainkan langkah strategis untuk memperkenalkan Industropolis Batang sebagai kawasan industri terpadu masa depan yang mengusung prinsip smart, green, dan integrated kepada pelaku industri global," tutur dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2026.

"Kami ingin memastikan setiap potensi kemitraan yang terjalin di sini dapat ditindaklanjuti secara konkret, bukan berhenti sebagai pertemuan seremonial," tegas Rachmat menambahkan.

Selama penyelenggaraan pameran, tim Marketing & Sales KEK Industropolis Batang menggelar serangkaian business matching dengan calon investor dan mitra internasional.

Penjajakan kerja sama difokuskan pada enam sektor prioritas, yaitu kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan rantai pasoknya, industri otomotif, energi terbarukan dan industri hijau, elektronik, advanced manufacturing, serta digital dan komunikasi.


(Stand KEK Industropolis Batang pada International Industrial Trade Fair INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia. Foto: dok KITB)

  Dorong ekosistem industri berdaya saing global
Melalui penjajakan tersebut, KEK Industropolis Batang berupaya memperkuat rantai pasok industri, mendorong transfer teknologi, serta membuka peluang investasi baru pada sektor-sektor prioritas.

Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, memperkuat industri otomotif nasional, meningkatkan investasi pada sektor energi terbarukan dan industri hijau, mengembangkan rantai pasok elektronik bernilai tambah, memperluas kolaborasi di bidang advanced manufacturing, serta mempercepat transformasi kawasan menuju smart industrial estate.

KEK Industropolis Batang akan menindaklanjuti hasil business matching melalui komunikasi lanjutan dengan calon mitra prioritas. Selain itu, perusahaan akan menyusun proposal kerja sama yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperluas basis investor sekaligus mempercepat pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi, efisien dalam penggunaan energi, dan berbasis teknologi cerdas.

"Melalui partisipasi pada INNOPROM 2026, KEK Industropolis Batang menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring investasi internasional serta menghadirkan kawasan industri yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing global guna mendukung pertumbuhan industri nasional," tutup Rachmat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebelum Mundur dari Jampidsus, Febrie Sempat Singgung Kasus Mega Korupsi MBG
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Menkes Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Konsumsi Saos Saset
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Kepala Tersangkut Kaleng Makanan, Kucing di Depok Dievakuasi Damkar
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Dijamin Bikin Mewek, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea tentang Ibu Tunggal, Salah Satunya Dibintangi Ra Mi Ran
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Profil Wasit dan Ofisial Argentina vs Swiss, Ada Tiga dari Portugal
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.