London: Raja Inggris Charles III bertemu dengan putranya, Prince Harry, beserta keluarganya untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir pada Jumat, 10 Juli 2026, dalam sebuah pertemuan yang dipandang sebagai langkah penting menuju rekonsiliasi keluarga kerajaan Inggris.
Prince Harry, istrinya Meghan Markle, serta kedua anak mereka, Prince Archie dan Princess Lilibet, bertemu dengan Raja Charles dan Camilla di Highgrove House, kediaman pedesaan keluarga kerajaan di sebelah barat London.
Dilansir dari AsiaOne, Sabtu, 11 Juli 2026, Istana Buckingham mengonfirmasi pertemuan tersebut, namun menegaskan bahwa acara berlangsung secara pribadi dan tidak akan ada foto resmi yang dirilis kepada publik.
Kunjungan Harry ke Inggris sebenarnya telah dimulai sejak awal pekan untuk menghadiri sejumlah kegiatan amal. Namun, perhatian media Inggris lebih banyak tertuju pada kemungkinan terjadinya pertemuan dengan sang ayah di tengah hubungan keluarga yang telah lama memburuk.
Media-media Inggris selama beberapa hari terakhir dipenuhi spekulasi mengenai apakah Meghan akan ikut mendampingi Harry dan apakah pasangan tersebut akan membawa kedua anak mereka agar dapat kembali bertemu dengan sang kakek.
Pertemuan itu memiliki arti khusus karena Archie dan Lilibet terakhir kali bertemu Raja Charles saat perayaan Platinum Jubilee mendiang Elizabeth II pada 2022.
Hubungan antara Harry dan keluarga kerajaan mengalami keretakan sejak ia dan Meghan memutuskan meninggalkan tugas kerajaan pada 2020 dan pindah ke California, Amerika Serikat, untuk membangun kehidupan baru di luar institusi monarki. Buku Spare Ketegangan semakin meningkat setelah Harry menerbitkan memoarnya yang berjudul Spare, yang memuat berbagai kritik terhadap keluarga kerajaan dan hubungan mereka dengan media Inggris.
Dalam buku tersebut, Harry juga melontarkan tuduhan terhadap sejumlah anggota keluarga kerajaan, termasuk Camilla, terkait kebocoran informasi pribadi kepada media.
Selain persoalan keluarga, Harry juga terlibat dalam sejumlah gugatan hukum terhadap media Inggris terkait dugaan pelanggaran privasi.
Pekan ini, ia kembali mengalami kekalahan hukum setelah hakim menolak gugatan terhadap penerbit Daily Mail terkait tuduhan pelanggaran privasi.
Meski demikian, Harry dalam beberapa kesempatan terakhir menyatakan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan keluarganya.
"Saya ingin berdamai dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar," kata Harry dalam wawancara dengan BBC sebelumnya.
Pernyataan tersebut juga disampaikan di tengah kondisi kesehatan Raja Charles yang saat ini masih menjalani perawatan akibat kanker yang jenisnya tidak diungkapkan kepada publik.
Pertemuan di Highgrove House ini dipandang sebagai sinyal positif pertama dalam upaya memperbaiki hubungan antara Harry dan keluarga kerajaan setelah bertahun-tahun diwarnai ketegangan dan perselisihan terbuka.
Baca juga: Pangeran Harry Kunjungi Inggris Pekan Ini, Spekulasi Bertemu Raja Charles Mencuat




