Sebuah gorong-gorong di Jakarta Timur menjadi lokasi tewasnya tiga pekerja proyek. Warga bercerita pernah mencium bau menyengat berasal dari dalam gorong-gorong tersebut.
Hal itu diungkapkan Ferdi (31), seorang pedagang air di sekitar lokasi yang menjadi saksi mata tiga pekerja tewas di dalam gorong-gorong. Jauh sebelum insiden terjadi, ia mengaku pernah membantu pekerja membuka penutup gorong-gorong. Setelah itu gorong-gorong dibiarkan dalam keadaan terbuka selama beberapa jam.
"(Tim pekerja) Yang pertama mah pintar dia. Dibuka dulu, saya juga ikut membantu buka lubangnya di sana. Ada kali dibuka itu tiga jam. Saya tanya, 'Memang kenapa kok nggak masuk?' Dia bilang, 'Belum, mandor juga belum datang. Gasnya biar keluar dulu, Mas'," kata Ferdi saat ditemui di Kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2026).
Rasa penasaran membuat Ferdi ikut mendekat ke lubang gorong-gorong. Saat itu, ia mengaku mencium aroma menyengat diduga gas berbahaya dari dalam.
"Saya tanya, 'Memang bergas, Bang?' Dia bilang, 'Bergas.' Saya juga sempat periksa, oh iya ya, baunya menyengat," ujarnya.
Ferdi mengatakan pekerja yang datang saat pemeriksaan sebelumnya memahami adanya potensi gas berbahaya di dalam gorong-gorong. Karena itu, mereka memilih menunggu sebelum mulai bekerja.
(bel/fca)





