Jakarta, tvOnenews.com - Seorang gadis asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang tidak kunjung kembali ke rumah.
Ayah Mozza Axillia Gunarsa, Singgih Datya G mengungkap kejanggalan didapatkan pihak keluarga. Hal ini berkaitan dengan sang putri yang tidak biasa.
Singgih mengungkapkan gelagat aneh sebelum Mozza Axillia Gunarsa hilang misterius sejak Rabu, 25 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Biasanya putrinya selalu berpamitan kepada keluarga saat hendak meninggalkan rumah.
"Pamit seperti biasa dari rumah. Dia memang kalau pergi selalu pamit," ujar Singgih saat dihubungi tvOne, Sabtu (11/7/2026).
- Polres Semarang
Lebih lanjut, Singgih mengungkap kebiasaan lainnya yang dilakukan putrinya. Gadis berusia 18 tahun tersebut tidak hanya selalu berpamitan dengan keluarga.
Saat meninggalkan rumah, Mozza kerap mengirim lokasi keberadaan dirinya. Kata Singgih, kebiasaan tersebut guna memudahkan keluarga mengetahui tempat-tempat yang dilalui dan dikunjungi putrinya.
"Terus sampai lokasi dia selalu memberikan foto lokasi tempat dia kunjungi. Bahkan, sampai rumah kembali, dia juga memberikan kabar kalau sudah sampai rumah," terangnya.
Sayangnya pihak keluarga tidak merasakan kebiasaan tersebut. Mozza hanya sempat meminta izin untuk pamit meninggalkan rumah.
Dalam kronologi yang diselidiki pihak kepolisian, Mozza mengirim pesan terakhir melalui WhatsApp. Gadis asal Bergas Semarang itu berpamitan untuk mengantar laptop milik temannya.
Dalam pesan WhatsApp tersebut, Mozza tampaknya akan menuju ke sekitar kawasan Makodam Semarang. Akan tetapi, gadis tersebut hingga kini belum pulang ke rumah sehingga jejak keberadaannya masih misterius.
"Pada waktu kepergian tersebut, Mozza hanya memberikan pamit untuk keluar rumah mengantar seperti informasi yang sampai saat ini tapi tidak pernah memberikan informasi sampai lokasi ataupun pulang," jelasnya.
Mozza Tidak Punya Masalah Keluarga- Istimewa
Ia menilai bahwa Mozza dalam kondisi baik-baik dengan pihak keluarga. Ia bahkan selalu menuruti agar memberikan kabar di setiap situasi apa pun.
"Kondisinya dia selalu pamit baik-baik, tidak ada konflik apa pun, tidak membawa barang pakaian atau apa pun, dia hanya membawa identitas, HP, dan juga motor yang dipakai sampai saat ini belum ketemu," bebernya.




