Serangan Udara pada Hari Pemakaman: Sekitar 90 Target di Iran Dihancurkan, Jembatan Kereta Api Lumpuh

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com  Militer Amerika Serikat pada Kamis (9 Juli),melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut. Menurut Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), sekitar 90 sasaran, termasuk sistem pertahanan udara, rudal, dan pangkalan drone, menjadi target serangan presisi.

Pada saat yang sama, Amerika Serikat juga memperluas cakupan serangannya dengan melumpuhkan beberapa jembatan kereta api penting. Sementara itu, pesawat tempur dari kapal induk AS terus dikerahkan, dan Israel menyatakan siap setiap saat untuk kembali melancarkan operasi militer.

Ledakan besar menerangi langit malam, disertai kobaran api dan kepulan asap tebal.

Pada Rabu, militer AS kembali menggempur sasaran-sasaran militer di pesisir Iran untuk malam kedua berturut-turut. Artikel tersebut menyebutkan bahwa ini merupakan bentrokan terbesar sejak Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai sementara pada bulan lalu.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa sekitar 90 target militer, termasuk sistem pertahanan udara Iran, fasilitas pengawasan pantai, gudang rudal, dan gudang pesawat nirawak (drone), berhasil dihantam secara presisi.

Selain itu, serangan udara juga diperluas ke infrastruktur. Salah satu sasaran adalah Jembatan Kereta Api Aq Taqeh Khan di Provinsi Golestan, Iran utara. Artikel tersebut menyebut jembatan ini merupakan jalur perdagangan penting yang menghubungkan Teheran dengan Tiongkok dan Rusia.

Dua jembatan penting lainnya yang menuju Mashhad juga dilaporkan dibom.

Seorang reporter CNN di Iran, Fred Pleitgen, mengatakan: “Kedua jembatan kereta api ini sangat penting hari ini, karena hari ini pemimpin tertinggi yang telah meninggal, Ali Khamenei, akan dimakamkan di kota Mashhad di bagian timur. Kedua jembatan tersebut merupakan jalur yang menghubungkan ibu kota Teheran dengan Mashhad.”

Pada Kamis, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengeluarkan pernyataan yang mengancam bahwa apabila Amerika Serikat terus melancarkan serangan, Iran akan memberikan balasan.

Dalam putaran bentrokan terbaru ini, menurut artikel, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menembakkan rudal dan drone ke sasaran di Bahrain, Kuwait, dan Qatar, sehingga alarm bahaya berbunyi di berbagai wilayah Teluk.

Beberapa hari terakhir Iran kembali menyerang sejumlah kapal dagang di sekitar Selat Hormuz, yang disebut memicu kemarahan Presiden Donald Trump. Trump dikutip mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran telah berakhir.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (8 Juli 2026): “Kami menghantam mereka dengan keras. Saya berani mengatakan kami membalas dengan kekuatan 20 banding 1. Setiap kali mereka menyerang kami, kami akan membalas 20 kali lipat. Terus terang, mereka agak gila. Mereka sedikit kehilangan kendali, tetapi mereka ingin mencapai kesepakatan. Mereka sangat ingin.”

Pada Kamis, pesawat tempur F/A-18 milik Angkatan Laut AS terlihat terus lepas landas dan mendarat di kapal induk USS Abraham Lincoln untuk menjalankan misi penerbangan di atas Selat Hormuz.

Hingga Rabu, Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan telah mengerahkan 19 kapal perang di perairan sekitar Iran, sehingga situasi keamanan di kawasan semakin tegang.

Reporter CNN, Pam Brown, mengatakan: “Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Para pilot pesawat tempur ini memainkan peran yang sangat penting sejak perang dimulai. Mereka adalah pilot pertama yang lepas landas untuk membombardir Iran.”

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz pada Kamis menegaskan bahwa militer Israel tetap berada dalam kondisi siaga tinggi dan siap kapan saja melanjutkan operasi militer guna menghilangkan ancaman dari Iran.

Dilaporkan oleh Yi Jing, New Tang Dynasty Television.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 12 Juli 2026: Leo Dipenuhi Peluang, Libra Berpotensi Raih Kabar Baik
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Korban Jiwa Gempa Venezuela Tembus 4.000 Orang, Ribuan Hilang
• 5 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris, Adu Tombak Haaland vs Kane
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Usai Febrie Adriansyah Mundur
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.