Intip Lima Cara Atur Keuangan Agar Gaji Tak Cepat Habis

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Kebiasaan sederhana seperti memisahkan dana untuk kebutuhan harian hingga tabungan ternyata dapat membantu kondisi finansial lebih sehat.

Intip Lima Cara Atur Keuangan Agar Gaji Tak Cepat Habis. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Mengatur keuangan bukan semata soal besarnya penghasilan, tetapi bagaimana seseorang membagi uang sesuai kebutuhan dan tujuan. Kebiasaan sederhana seperti memisahkan dana untuk kebutuhan harian hingga tabungan ternyata dapat membantu kondisi finansial lebih sehat.

Setiap orang pasti memiliki cara berbeda dalam mengatur keuangan sesuai prioritas. Dikutip dari Bank Jago, ada beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan siapa saja agar kondisi keuangan lebih rapi, di antaranya:

Baca Juga:
Jangan Bingung, OJK Berikan Tips Keuangan Generasi Sandwich
  • Pisahkan uang sesuai kebutuhan

Hindari mencampur seluruh uang dalam satu rekening atau satu pos. Buat alokasi berbeda untuk kebutuhan harian, tabungan, dana darurat, hingga hiburan agar lebih mudah mengontrol pengeluaran.

  • Tentukan tujuan finansial

Sebelum membelanjakan uang, tentukan target yang ingin dicapai, misalnya membeli rumah, dana pendidikan, modal usaha, atau liburan. Tujuan yang jelas membantu seseorang lebih disiplin menabung.

Baca Juga:
Jangan Khawatir, Ini Tips Keuangan di Tengah Ancaman Inflasi
  • Siapkan dana darurat

Dana darurat menjadi salah satu pos penting yang sebaiknya diprioritaskan untuk menghadapi kondisi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya kesehatan.

Baca Juga:
Hindari Pertengkaran Ekonomi, Ini Tips Keuangan Pengantin Baru
  • Sesuaikan cara mengatur uang dengan gaya hidup

Tidak semua orang memiliki kebutuhan yang sama. Ada yang lebih fokus membangun usaha, membantu keluarga, atau mengejar target investasi. Karena itu, sistem pengelolaan keuangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

  • Fokus pada cara mengelola uang, bukan hanya menambah penghasilan

Kemampuan mengatur uang ternyata lebih penting dibanding sekadar memiliki uang lebih banyak. Besarnya uang yang dimiliki bukan satu-satunya penentu kondisi finansial seseorang.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Djokovic Akui Belum Cukup usai Tersingkir di Semifinal Wimbledon 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prediksi Skor, Jadwal, dan Susunan Pemain Norwegia vs Inggris: Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Koster Minta Bupati dan Wali Kota Dukung Sensus Ekonomi Bali
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Prof Andi Aslinda Perkuat Transformasi Akademik di UNM
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.