Grid.ID - Pria jatuh dari lantai 16 hotel di Ciawi Bogor. Polisi menyebut bukan bunuh diri. Kejadian aslinya jadi sorotan.
Seorang tamu hotel yang berada di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor terjatuh dari lantai 16. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, (9/7/2026) sore di Nemuru Grand Bhuvana saat korban menginap seorang diri.
Berikut kronologi pria jatuh dari lantai 16 hotel di Ciawi Bogor. Polisi menyebut bukan bunuh diri. Kejadian aslinya jadi sorotan.
Korban dalam kejadian tersebut diketahui seorang pria berusia 48 tahun dengan inisial MYK, yang berasal dari wilayah Serpong, Tangerang Selatan.
Meski mengalami insiden tersebut, korban masih berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke RSUD KH. Idham Chalid Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran telah melakukan proses evakuasi terhadap korban untuk kemudian dibawa ke rumah sakit.
"Benar kemarin ada tamu hotel jatuh dari lantai 16, (kondisi) masih hidup, jadi dia nyangkut dulu ke pohon, engga langsung ke bawah," ujarnya, dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Menurut keterangan yang disampaikan, kejadian tersebut bermula saat korban meminta kepada pengelola hotel bintang empat itu agar akses pintu balkon dibuka dengan alasan ingin merokok. Permintaan tersebut kemudian disetujui oleh pihak hotel, namun dengan syarat korban terlebih dahulu menandatangani surat pernyataan yang berisi beberapa ketentuan.
Namun, belum sampai satu jam setelah korban memasuki kamar, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari manajemen hotel mengenai adanya seorang tamu yang terjatuh dari lantai atas.
"Beres cek in dia nanya itu smoking gak, terus katanya engga, saya ngeroko gimana ya? Bisa gak dibuka pintu balkonnya? Bisa, tapi bikin surat pernyataan," katanya memperagakan ucapan korban dengan petugas hotel.
Usai mendapatkan laporan dan berhasil mengevakuasi korban, kepolisian langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab korban terjatuh dari ketinggian. Petugas kemudian memeriksa berbagai bagian kamar yang ditempati korban guna mencari informasi maupun barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.
Dari hasil pengecekan, korban diketahui berada sendirian di dalam kamar dan polisi tidak menemukan adanya hal mencurigakan di lokasi tersebut. Bahkan, menurut keterangan pihak terkait, perlengkapan kamar seperti sprei dan area kamar mandi masih dalam kondisi rapi karena belum sempat digunakan oleh korban.
Kepolisian memastikan insiden seorang tamu hotel yang terjatuh dari lantai atas di wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor, tidak berkaitan dengan tindakan bunuh diri maupun unsur tindak pidana.
Korban yang diketahui berinisial M (47), warga Tangerang, diduga mengalami kejadian tersebut karena kondisi kesehatannya terganggu. Polisi menduga penyakit hipertensi yang dideritanya kambuh saat korban berada di area balkon kamar hotel.
"Di tasnya ada obat darah tinggi juga mungkin dia pusing melihat bawah terus jatuh. Kamarnya tidak ada bekas ribut atau apa, hasil penyelidikan," kata Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana dikonfirmasi, dikutip dari Kompas.com.
Keterangan tersebut diperkuat dengan fakta bahwa korban diketahui tiba di hotel tanpa ditemani siapa pun. Selain itu, kondisi kamar yang ditempatinya masih dalam keadaan tertata rapi dan belum digunakan.
Meski demikian, pintu menuju balkon kamar memang dalam keadaan terbuka karena sebelumnya korban meminta izin kepada pihak hotel untuk merokok dengan terlebih dahulu membuat surat pernyataan.
"Emang balkon kebuka, ada 3 puntung rokok, mungkin sambil lihat-lihat bawah," ujar dia.
Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada tamu hotel yang memiliki penyakit atau ketakutan ketinggian untuk tidak memilih lantai atas dan tidak beraktivitas di balkon.
"Kita mengimbau kalau takut ketinggian jangan beraktivitas di balkon bahaya," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial M (47) asal Tangerang mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari balkon kamar hotel di lantai 16 kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Kamis (9/7/2026).
Korban masih berhasil diselamatkan karena tubuhnya tertahan oleh pepohonan saat jatuh dari ketinggian. Dalam kondisi masih hidup, korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh penanganan medis. (*)
Artikel Asli




