Terungkap Dugaan Asal Usul Valas Miliaran Bupati Sukoharjo

liputan6.com
21 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan enam jenis mata uang asing (valas) yang disita dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani (ETS).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan penyidik masih menelusuri asal-usul valas tersebut. Salah satu dugaan awal, uang itu ditukarkan untuk keperluan perjalanan ke luar negeri. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Akui Pernah Diundang Polri Bahas 3 Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

"Terkait masalah valas, ini juga sedang kami dalami. Anggapan awal kami, Bu ETS mungkin menukarkan uang itu untuk keperluan pergi ke negara tertentu agar lebih memudahkan. Tapi anggapan awal itu tentu harus dibuktikan," kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Asep, penyidik juga akan menelusuri apakah mata uang asing tersebut ditukarkan sendiri oleh Etik atau justru diterima dalam bentuk valas sebagai bagian dari dugaan tindak pidana.

Dalam perkara ini, KPK menyita barang bukti dengan nilai total sekitar Rp 21,2 miliar, yang terdiri atas uang tunai Rp 6,4 miliar, valuta asing senilai sekitar Rp 7,5 miliar, serta logam mulia seberat 2,5 kilogram senilai sekitar Rp 7,3 miliar.

Adapun mata uang asing yang disita terdiri atas dolar Singapura (SGD) 460.350, dolar Australia (AUD) 30.000, dolar Amerika Serikat (USD) 31.300, yen Jepang (JPY) 586.000, ringgit Malaysia (MYR) 12.210, dan baht Thailand (THB) 34.585.

Barang bukti tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, antara lain ruang kerja Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko, serta brankas milik Etik Suryani di Wonogiri dan Laweyan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stan FIFA dengan Jersei Bertanda Tangan Pemain Jadi Daya Tarik Suporter di Stadion Miami
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Hadiri Peringatan Hari Koperasi, 5 Pimpinan Lembaga Pancarkan Semangat Kebersamaan
• 49 menit laluokezone.com
thumb
Ini Kendala yang Dihadapi BPS dalam Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Terkendala Kelengkapan Dokumen Warga
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Serahkan Kunci Huntap Korban Bencana di Sumbar, BNPB: Jangan Sampai Tidak Dihuni
• 2 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.