VIVA – Duel sengit tersaji pada babak perempat final Piala Dunia 2026 saat Timnas Norwegia menghadapi Inggris di Miami Stadium, Amerika Serikat, Minggu dini hari WIB, 12 Juli 2026. Selama 45 menit pertama, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1 setelah saling membalas gol menjelang turun minum.
Inggris sebenarnya tampil lebih dominan sejak peluit awal dibunyikan. Pasukan Thomas Tuchel lebih banyak menguasai bola dan berupaya membongkar pertahanan rapat Norwegia yang bermain disiplin dengan garis pertahanan rendah.
Meski mengendalikan permainan, The Three Lions kesulitan menciptakan peluang bersih. Hingga pertandingan memasuki jeda minum atau hydration break, belum ada satu pun tembakan tepat sasaran yang benar-benar mengancam kedua penjaga gawang.
Peluang berbahaya pertama baru hadir pada menit ke-28. Harry Kane melepaskan eksekusi tendangan bebas dari depan kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Norwegia.
Tim besutan Stale Solbakken perlahan mulai keluar dari tekanan. Serangan balik cepat mereka beberapa kali merepotkan lini belakang Inggris.
Peluang emas akhirnya datang pada menit ke-35 saat Erling Haaland menyambut umpan silang dengan sundulan keras. Namun Jordan Pickford masih sigap mengamankan bola.
Hanya berselang satu menit, Norwegia sukses memecah kebuntuan. Andreas Schjelderup membawa timnya unggul 1-0 lewat penyelesaian klinis dari sisi kanan kotak penalti. Bola sempat membentur tiang jauh sebelum bersarang ke gawang Pickford.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin hidup. Norwegia nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-38 melalui sepakan Alexander Sorloth, tetapi bola hanya melayang tipis di atas mistar.
Saat laga seolah akan ditutup dengan keunggulan Norwegia, Inggris akhirnya menemukan celah. Memasuki menit kedua masa injury time babak pertama, Anthony Gordon mengirim umpan tarik yang langsung disambar Jude Bellingham menjadi gol penyama kedudukan.
Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali harapan Inggris sebelum turun minum.
Bahkan, Harry Kane sempat membuat pendukung Inggris bersorak setelah mencetak gol beberapa saat kemudian. Namun kegembiraan itu hanya berlangsung singkat karena hakim garis mengangkat bendera tanda sang kapten sudah berada dalam posisi offside.





